
Sheilla, 34, mengaku mulai buka usaha dari tahun 2015 sebagai pekerjaan sampingan, hingga akhirnya memutuskan berhenti dari pekerjaan lamanya di tahun 2016, dan fokus berjualan dari rumah, dari mulut ke mulut, dan dari orang terdekat.
”Kesibukan saat ini sebagai ibu rumah tangga, dengan 2 orang putri, sekaligus sebagai owner dari usaha saya namanya Pudding Q,” ujar Sheilla.
Sheilla bercerita, di tahun 2016 produk pertama yang ia jual adalah pudding rainbow, cokelat lumer, dan pudding keju lumer extra vanila. Tak hanya itu, selang beberapa bulan, Sheilla menambah jualan salad buah, tetapi tidak bertahan lama karena harga buah yang cukup mahal dan ia belum mengenal pasar.
”Jadi fokus ke puding aja saat itu, terus belajar buat variasi rasa dan menciptakan brand sendiri yaitu puding non sugar,” terangnya.
”Tapi di tahun 2017-2018 sempat berhenti gak jualan sama sekali, karena sedang promil,” lanjutnya.
Menurutnya, puding buatannya berbeda dari yang lainnya, selain tanpa gula atau bisa request tingkat kemanisannya, puding juga dimasak dengan waktu yang lama untuk menjaga suhu agar tidak merusak susunya, serta dikemas dengan berbagai buah segar dengan fla terpisah, dan tentunya bisa dinikmati dari berbagai usia.
”Mau pakai buah apa, rasa apa, topping apa, bisa disesuaikan keinginan customer,” imbuhnya.
Ia mengaku tak henti-hentinya belajar, dirinya selalu berusaha mengikuti tren tentang perkembangan kuliner, misalnya ada puding bentuk dan rasa yang baru, ia akan pelajari dan olah hingga berhasil. Jumlah setiap PO juga berbeda-beda tiap menu, seperti lapis berendam rasa mangga 10 loyang, rasa coklat 10 loyang, rasa keju 10 loyang, dengan berbagai ukuran, serta es sago mangga sekali produksi minimal 100 cup.
”Alhamdulillah selalu ada pembeli setiap hari, jadi selalu open PO dan ada juga produk ready tiap harinya, saya juga sering buat promo di hari-hari tertentu, dan potongan harga untuk pemesanan dalam jumlah banyak,” bebernya.
Dari segi harga juga bervariasi, ada pudding lapis berendam rasa mangga extra milkches dengan extra parutan keju harga mulai 35k/loyang ukuran 14 CM, ada juga pudding coklat belgium extra milkches dengan extra kaju parut mulai dari 35k/loyang ukuran 14 CM. Serta pudding keju fla vanila juga sama harga mulai dari 35k untuk ukuran mulai dari 14 CM.
Tak hanya itu, Sheilla juga menjual mie sop pudding yang dibuat seperti mie, dengan 2 jenis pudding jelli dan Pudding mangga extra toping mangga, nata coco, selasih, dan keju, dengan harga 15k/cup ukuran 400 ml. Ada juga pudding 3 rasa mulai dari 5k, rainbow pudding mulai dari 60k tetap extra fla dan taburan keju parut.
Ada cake pudding mulai dari 150k untuk ukuran 18 cm dengan garnis full buah extra keju dan fla, dan juga es sago mangga non sago 1 cupnya 7k untuk ukuran 200 ml.
”Jadi makan pudding yang dalamnya rame, ada mangga nata coco, jeli mangga, dan selasih, ini selalu banyak peminatnya, Alhamdulillah tiap hari kita buat, dan ada juga menu best seller lainnya yaitu pudding coklat dan mangga,” sebutnya.
Saat ini Sheilla berjualan online dari Instagram @Pudding__Q by sheilla dan Facebook dengan nama Sheilla sheilla, serta juga tersedia di aplikasi Shopee. Customer juga memesan langsung di rumahnya yang berlokasi di Tiban Green Hill Blok E Nomor 7, kalau di maps namanya Pudding dan salad Q.
”Buka dari jam 9 pagi sampai jam 9 malam, tapi kadang sampai jam 11 malam kalau lagi banyak gitu yang mesan mau jemput kerumah, atau kalau mau pakai gosend juga bisa,” terangnya.
Ia bercerita, pernah mendapat orderan hingga 1000 cup dan 150 hampers. Sheilla juga kerap kali mendapat orderan untuk acara pernikahan, ulang tahun, khitanan, arisan, acara sekolah, acara kantor, yang sekali order biasanya bisa sampai 500 cup.
”Modal pertama kali sekitar 200 ribu, untuk beli susu, coklat, agar-agar, dan lain-lain. Kalau omzet Alhamdulillah bisa lah buat jajan, walaupun suami masih kasih uang jajan ya,” ucapnya.
Baginya, tantangan dalam jualan puding adalah harus selalu update ilmu, dan membuat inovasi baru, agar tetap bisa bertahan di tengah para pesaing, walaupun membuat variasi baru, tetap tidak meninggalkan ciri khas dri pudding Q yaitu pudding premium non sugar, dan harus tetap menjaga kualitas terbaik.
”Untuk yang ingin buka usaha, gapapa modal kecil, tapi punya tekad yang kuat, gapapa capek, karna mau jadi orang sukses memang harus capek,” tuturnya.
Sheilla berharap, ia segara memiliki toko khusus untuk pudding Q yang memproduksi ribuan pcs tiap harinya, outlet yang menjual pudding sehat, jadi untuk yang lagi mengurangi konsumsi gula bisa menikmati, dan semoga Pudding Q bisa jadi salah satu pembuka lapangan kerja terkhusus di Batam.
”Ingin pudding saya lebih banyak peminatnya, makin laris manis,
harapan saya semoga lewat Batam Pos, salah satu wadah bagi UMKM berkembang dan dikenal,” tutupnya. (***)
Reporter : TIA CAHYA NURANI
Editor : JAMIL QASIM