Buka konten ini

LAS VEGAS (BP) – Dewi Fortuna tampaknya masih kasmaran dengan Lando Norris. Pembalap McLaren itu kembali menegaskan dominasinya dengan menjadi yang tercepat pada sesi latihan bebas kedua (FP2) Grand Prix Las Vegas, Kamis (20/11) malam waktu setempat. Dia mencatatkan waktu 1 menit 33,602 detik.
Sesi FP2 berlangsung kacau. Saat beberapa rival bersiap mencetak waktu lebih baik dari Norris, bendera merah justru dua kali berkibar. Situasi itu memaksa banyak pembalap membatalkan flying lap mereka. Salah satu yang dirugikan adalah Oscar Piastri, rekan setim dan pesaing utama Norris dalam perebutan gelar.
Piastri Akui Tak Maksimal
Piastri, yang menghemat ban dan berencana menyerang di menit-menit akhir, harus kehilangan momentum ketika red flag kembali muncul. Dia akhirnya harus puas berada di posisi 14 dengan waktu 1 menit 34,493 detik. Catatan itu diperoleh menggunakan ban medium.
“Saat ini saya merasa sedikit lebih memegang kendali, tapi saya tetap sadar tidak ada satu pun situasi yang benar-benar dapat saya kontrol sepenuhnya,” kata Norris saat konferensi pers sehari sebelumnya. “Untuk itu saya tidak terlalu memikirkan secara berlebihan. Saya hanya fokus menjalani satu sesi demi satu, memaksimalkan FP1, kemudian FP2, dan seterusnya,’’ timpalnya.
Sementara itu, penyebab bendera merah sempat menimbulkan kebingungan. Sebelum akhirnya layar lebar menampilkan keterangan singkat: “circuit maintenance”. Lebih detailnya, penutup lubang got longgar di Tikungan 17. Sebuah masalah yang bukan pertama kali terjadi di Las Vegas. Dua musim lalu, mobil Carlos Sainz rusak parah karena penutup saluran yang pecah.
Hujan Ringan Bikin Trek Licin
Sebelum kekacauan bendera merah, kondisi lintasan belum ideal. Hujan ringan di antara FP1 dan FP2 membuat permukaan trek licin. Sehingga, tim-tim baru menurunkan mobil setelah lima menit bergulir. Lewis Hamilton sempat memimpin dengan waktu 1:35,338, sebelum George Russell, juara Las Vegas tahun lalu, mengambil alih dengan 1:34,430 di pertengahan sesi.
Namun, dua kali gangguan bendera merah membuat ritme banyak pembalap berantakan. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : GALIH ADI SAPUTRO