Buka konten ini

RUANG di bawah tangga sering disalahartikan sebagai area yang tidak berguna dan akhirnya dibiarkan kosong. Padahal, jika ditata dengan cermat, bagian ini dapat berubah menjadi ruang multifungsi yang sangat membantu aktivitas rumah. Interior designer dari Studio RAI, Rizkivita Agnes (@studio.rai), membagikan sejumlah ide kreatif agar area tersebut tetap fungsional, tertata, dan menarik secara visual.
Sesuaikan Fungsi dengan Lokasi Tangga
Pada dasarnya, hampir semua jenis tangga memiliki area bawah yang bisa dimaksimalkan. Penggunaannya sangat bergantung pada posisi tangga. Bila berada di ruang keluarga, area ini biasanya diubah menjadi laci sepatu atau bangku tambahan.
“Kalau lokasinya dekat dapur, bisa dipakai menyimpan peralatan seperti magic jar, air fryer, atau bahkan tempat untuk dispenser dan kulkas. Di rumah kecil, ruang ini kadang sekaligus difungsikan sebagai dapur mini,” ujar Rizki.
Bisa Disulap Menjadi Dapur Mini
Untuk hunian mungil, area bawah tangga bisa dimanfaatkan sebagai kitchen set kecil berbentuk L. Dengan konfigurasi yang tepat, pemilik rumah dapat menempatkan kulkas, oven, hingga dispenser secara rapi tanpa memakan banyak ruang. “Yang penting ukurannya presisi. Dapur di bawah tangga itu sangat efisien untuk rumah berukuran kecil,” tambahnya.
Alternatif Jadi Storage atau Gudang Mini
Jika ruang bawah tangga terlalu sempit, tetap bisa dipakai sebagai tempat penyimpanan barang-barang yang jarang dipakai, seperti kardus, alat kebersihan, atau koleksi lama.
“Biasanya cukup diberi pintu kabinet. Dalamnya langsung tembok tanpa sekat—pas untuk menyimpan barang yang tidak sering diambil,” jelas Rizki.
Pastikan Ada Ventilasi jika Minim Cahaya
Pencahayaan penting agar area bawah tangga tidak lembap, terlebih jika berfungsi sebagai penyimpanan. Bila ruang tertutup dan minim cahaya, sebaiknya tambahkan ventilasi atau lubang udara.
“Kalau dekat sliding door atau area terbuka, cahaya alami biasanya cukup. Tapi kalau tidak, perlu disiasati supaya barang tidak lembap atau berjamur,” katanya.
Gunakan Cermin agar Ruang Terasa Lapang
Pada rumah bergaya minimalis, trik visual sangat membantu memperluas kesan ruang. Salah satu solusinya adalah menambahkan cermin.
“Kami sering memasang cermin di belakang bench atau kabinet bawah tangga. Efeknya membuat area terasa lebih lega dan tidak sesak,” ujar Rizki.
Memaksimalkan Fungsi Area Bawah Tangga
Daripada memenuhi seluruh ruang dengan kabinet, Rizki menyarankan desain kombinasi. Misalnya, sebagian ruang dijadikan tempat duduk, sebagian menjadi rak penyimpanan, dan sisanya diberi pencahayaan atau panel dekoratif.
“Pernah saya buat bench dengan panel kayu, cermin, dan lampu. Jadi tetap fungsional tapi tampil artistik,” tuturnya.
Samakan Material dengan Ruang Sekitar
Agar area bawah tangga menyatu dengan desain ruangan, pemilihan material harus selaras dengan elemen di sekitarnya. Warna, tekstur, dan finishing yang senada akan membuat area ini tidak terlihat menonjol sendiri. Pada akhirnya, fungsi ruang kembali menyesuaikan kebutuhan penghuni. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : PUTUT ARIYO