Buka konten ini

LINGGA (BP) – Jembatan penyeberangan di Tanah Putih, Desa Marok Tua, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga rusak parah. Kerusakan ini diakibatkan curah hujan deras yang terjadi beberapa hari belakangan ini mengakibatkan lantai jembatan tersebut roboh dan menyisakan lubang besar.
Berdasarkan informasi dari warga setempat, jembatan tersebut mulai rusak pada Senin 17 November 2025. Hingga hari ini belum ada perbaikan.
Akibat dari kerusakan pada jembatan tersebut, akses lalu lintas warga setempat menjadi terganggu dan warga dihimbau untuk berhati-hati saat melintasi lokasi tersebut.
Camat Singkep Barat, Febrizal Taupik, mengatakan, dirinya belum mendapatkan laporan terkait adanya jembatan yang rusak di wilayahnya.
”Kita belum mendapatkan laporan, namun demikian kita akan melihat kondisi jalan tersebut. Jika memang dapat dilakukan perbaikan sementara untuk memulihkan akses lalu lintas warga maka nanti saya akan instruksi Kepala Desa setempat untuk melakukan tindakan,” ujar Febrizal saat dikonfirmasi pada Rabu (19/11).
Camat Singkep Barat menyampaikan, sebenarnya jalan tersebut sudah masuk dalam agenda perbaikan jalan pada tahun anggaran 2023 dari Pusat.
”Kemarin kita mendapatkan anggaran sekitar Rp49 milliar untuk perbaikan dan perluasan jalan. Numun, dengan anggaran tersebut hanya di perbaiki sekitar 8 kilometer saja dan dalam bentuk Beton bukan Aspal,” ungkap Febrizal.
Sangat disayangkan, dengan anggaran yang besar tersebut malah jalan yang seharusnya masuk dalam agenda perbaikan tetapi tidak diperbaiki.
”Saya sangat menyayangkan pengerjaan yang tidak sesuai dengan jumlah anggaran yang besar namun tidak bisa mengcover seluruh jalan yang seharusnya diperbaiki dengan anggaran tersebut,” tambah Febrizal. (*)
Reporter : VATAWARI
Editor : GUSTIA BENNY