Buka konten ini

DETROIT (BP) – Detroit Pistons benar-benar bertransformasi. Setelah musim 2023–2024 menjadi bahan olok-olok karena menelan 28 kekalahan beruntun dan menutup musim dengan rekor buruk 14–68, kini Pistons tampil sebagai kekuatan baru. Pada musim 2025–2026, mereka justru mencatat kebangkitan dengan torehan sepuluh kemenangan beruntun.
Kemenangan 127–112 atas Indiana Pacers di Little Caesars Arena, Detroit, Selasa (18/11) menjadi streak menang terpanjang Pistons dalam 18 tahun. Terakhir kali mereka meraih 11 kemenangan beruntun terjadi pada musim 2007–2008. Tambahan kemenangan itu sekaligus mengukuhkan posisi Pistons di puncak klasemen Wilayah Timur dengan rekor 12–2.
Kuncinya Pertahanan
Pelatih Pistons John-Blair Bickerstaff menegaskan, pertahanan solid adalah fondasi utama performa gemilang timnya. “Yang utama adalah pertahanan. Ketika kami benar-benar komitmen untuk bertahan, itu akan memicu lini serang,” ujarnya, dikutip dari kanal YouTube Detroit Pistons.
Konsistensi bertahan itu pula yang membuat Pistons tetap stabil meski tampil tanpa bintang utama sekaligus pencetak skor terbanyak mereka, Cade Cunningham. Motorcade — julukan Cunningham — sudah absen tiga laga terakhir akibat cedera memar pada pinggul kiri.
Performa Eksplosif Duren
Tanpa Cunningham, tanggung jawab ofensif beralih kepada Jalen Duren. Center 21 tahun itu tampil menggila. Meski baru pulih dari cedera pergelangan kaki dan hanya bermain 28 menit, Duren memimpin tim dengan 31 poin dan 15 rebound. Ia menjadi pemain termuda dalam sejarah NBA yang mencatat 30+ poin dan 15+ rebound dengan akurasi lemparan minimal 90 persen.
“Cara dia merebut rebound di tengah kerumunan, menyerang langsung, sampai ke garis free-throw, lalu menuntaskannya, dia benar-benar paket lengkap,” puji Bickerstaff. “Semua itu dia lakukan di laga pertamanya setelah cedera. “Salut untuk konsistensi dan kepercayaan dirinya,” tambahnya.
Selain Duren, Pistons juga mendapat dorongan besar dari Daniss Jenkins. Masuk dari bangku cadangan, guard 24 tahun itu mengemas career-high 26 poin dan 8 assist. Forward Javonte Green mencatat 20 poin, sementara Isaiah Stewart menyumbang 10 poin.
Total, sepuluh pemain Pistons berhasil mencetak angka, lima di antaranya mencapai double digit. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : GALIH ADI SAPUTRO