Buka konten ini

MEMILIKI kulit yang cerah, halus, dan bebas jerawat menjadi harapan banyak orang. Beragam perawatan luar—mulai dari penggunaan tabir surya, serum berlapis, masker rutin, hingga double cleansing setiap malam—sering dilakukan demi mendapatkan kondisi kulit ideal. Namun, hasilnya tidak selalu sesuai harapan.
Menurut Sarah Greenfield, Registered Dietitian sekaligus Director of Nutrition & Education di HUM Nutrition, perawatan kulit tidak cukup hanya mengandalkan skincare. Ia menegaskan bahwa kesehatan kulit sangat dipengaruhi kondisi tubuh bagian dalam.
“Karena kulit merupakan perpanjangan dari sistem pencernaan, memastikan kesehatan usus berada pada kondisi optimal menjadi sangat penting. Ketidakseimbangan dari dalam tubuh kerap tampak dalam bentuk masalah kulit. Ketika perawatan luar dipadukan dengan dukungan nutrisi dari dalam, hasilnya akan jauh lebih efektif,” ujarnya.
Lima langkah yang umum dilakukan mereka yang memiliki kondisi kulit sehat dan mulus, menurut YourTango, mencakup dukungan hidrasi internal, perlindungan dari radikal bebas, hingga pengelolaan peradangan.
1. Hidrasi dengan Hyaluronic Acid untuk Kulit Lembap
Hyaluronic acid (HA) merupakan senyawa alami dalam tubuh, dengan setengah dari total jumlahnya tersimpan di kulit. Fungsinya mengikat air hingga seribu kali beratnya, sehingga menjaga kulit tetap lembap dan kenyal. Seiring bertambahnya usia, produksi HA menurun sehingga kulit tampak kering dan mulai muncul garis halus.
Sejumlah penelitian menunjukkan konsumsi HA dapat membantu meningkatkan hidrasi kulit dari dalam. Suplemen HA kerap menjadi pilihan untuk menjaga kilau alami kulit.
2. Perlindungan dari Dalam Terhadap Noda Hitam dan Penuaan
Sinar ultraviolet tidak hanya memicu hiperpigmentasi, tetapi juga mengurangi elastisitas dan mempercepat proses penuaan. Tabir surya tetap menjadi perlindungan utama, namun sejumlah antioksidan dapat memberi lapisan proteksi tambahan dari dalam tubuh.
Polypodium leucotomos, kunyit, dan alpha lipoic acid (ALA) terbukti membantu mengurangi efek buruk paparan sinar matahari. Asupan vitamin D3 yang memadai juga mendukung produksi kolagen serta membantu mengurangi munculnya noda hitam.
3. Detoksifikasi Tubuh untuk Mengurangi Jerawat dan Kusam
Sebagai organ terbesar, kulit turut berperan dalam proses pembuangan zat sisa. Ketika pola hidup kurang sehat—minim air minum, sering mengonsumsi makanan cepat saji, dan kurang tidur—kulit kerap menunjukkan dampaknya melalui jerawat dan kusam.
Meski gaya hidup sudah diperbaiki, paparan toksin dari makanan dan lingkungan tetap dapat menumpuk. Berbagai bahan alami dikenal membantu proses detoksifikasi, seperti chlorella yang mendukung pengeluaran logam berat, milk thistle yang membantu fungsi hati dan dalam penelitian dapat menurunkan lesi jerawat, serta red clover, matcha, dandelion root, dan beetroot yang kaya antioksidan.
Kombinasi bahan-bahan ini dapat membantu membersihkan tubuh dari dalam dan memberi efek kulit yang lebih segar.
4. Kolagen untuk Menjaga Kekencangan Kulit
Kolagen berperan penting dalam menjaga struktur dan elastisitas kulit. Penurunan produksi kolagen yang terjadi secara alami membuat banyak orang memilih prosedur estetik. Namun, konsumsi kolagen menjadi alternatif yang lebih sederhana.
Penelitian menunjukkan kolagen dalam bentuk suplemen dapat meningkatkan kekenyalan, memperbaiki jaringan dermal, dan mengurangi tanda penuaan. Suplemen kolagen yang tersedia dalam bentuk kapsul, bubuk, atau campuran minuman menjadi pilihan untuk menjaga kulit tetap kencang.
5. Keseimbangan Asam Lemak untuk Kilau Alami Kulit
Tampilan kulit yang bercahaya tidak hanya bergantung pada produk kosmetik. Keseimbangan omega-3 dan omega-6 berperan penting dalam mengurangi peradangan, mencerahkan kulit, dan menjaga kesehatan jantung.
Sumber alami yang dianjurkan antara lain ikan berlemak seperti salmon dan tuna, serta kacang-kacangan seperti kenari, flaxseed, dan chia seed. Suplemen fish oil dengan rasio EPA:DHA 2:1 juga menjadi pilihan untuk memenuhi kebutuhan omega harian.
Perawatan kulit yang dilakukan dari luar akan memberi hasil optimal bila dibarengi dukungan nutrisi dari dalam tubuh.
Dengan menjaga hidrasi alami, meningkatkan perlindungan antioksidan, membantu detoksifikasi, menambah asupan kolagen, dan menyeimbangkan asam lemak, kulit dapat melakukan regenerasi secara lebih efektif. (***)
Reporter : JP GROUP
Editor : PUTUT ARIYO