Buka konten ini

BATAM (BP) – Direktorat Jenderal Imigrasi melalui Kantor Wilayah Kepri meresmikan dan melakukan serah terima kapal patroli baru untuk Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tarempa, Senin (17/11), di Batam. Peresmian kapal tersebut dirangkaikan dengan operasi gabungan lintas instansi yang digelar di perairan Batam dan Bintan.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Kepulauan Riau (Kepri), Ujo Sujoto, mengatakan, keberadaan kapal patroli menjadi kebutuhan mendesak mengingat 96 persen wilayah Kepri merupakan lautan. Mobilitas manusia dan barang lebih banyak melalui jalur laut, baik lokal maupun internasional.
“Kepri berada di persimpangan tiga negara. Di satu sisi, kita harus waspada terhadap tindak pelanggaran keimigrasian, termasuk tindak pidana penyelundupan manusia. Hingga Oktober, kami sudah melakukan penundaan dan penolakan keberangkatan lebih dari 5.400 orang. Namun itu belum cukup karena masih banyak jalur tikus. Karena itu kapal patroli sangat penting,” ujarnya.
Menurut Ujo, hampir semua satuan kerja Imigrasi memiliki kapal patroli, namun banyak yang harus diperbarui. Terlebih lagi pengadaan terakhir dilakukan pada 2016, dan baru kembali dilaksanakan tahun ini. “Ke depan, setiap satker akan diluncurkan kapal patroli baru,” tambahnya.
Kapal patroli tersebut dibangun selama lima bulan di galangan kapal PT Marinatama Gemanusa di Batam. Kapal resmi diserahkan pada 15 November dan langsung dioperasikan oleh Kantor Imigrasi Tarempa. Dalam dua hingga tiga hari ke depan, kapal akan diberangkatkan menuju Anambas dengan durasi pelayaran sekitar lima jam.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tarempa, Ferry, mengatakan, wilayah tugas mereka sangat luas dan didominasi perairan, sehingga kapal patroli cepat sangat dibutuhkan untuk menunjang penegakan hukum keimigrasian.
“Selama ini pengawasan laut menjadi tantangan karena kami belum memiliki kapal patroli. Alhamdulillah, dengan adanya kapal ini, tugas pengawasan dan pelayanan keimigrasian ke pulau-pulau di Anambas akan meningkat,” ujar Ferry.
Ia menyebut peresmian kapal ini menjadi momen penting bagi jajaran Imigrasi Tarempa dalam menjaga wilayah perbatasan.
“Kabupaten Anambas memiliki kondisi geografis kepulauan. Kami harus siap menjaga wilayah tugas kami. Semoga dengan adanya kapal ini, jajaran mampu menjaga kedaulatan laut Republik Indonesia,” tegasnya.
Selain untuk patroli, kapal ini nantinya juga akan digunakan untuk pelayanan keimigrasian jemput bola ke pulau-pulau di Anambas.
Operasi gabungan yang digelar bersamaan memperlihatkan kapal-kapal patroli dari sejumlah instansi bersinergi melakukan pengawasan laut. Dengan bertambahnya armada baru, Imigrasi berharap pengawasan keimigrasian di jalur perairan Kepri, khususnya Anambas, semakin optimal. (*)
Reporter : Rengga Yuliandra
Editor : GUSTIA BENNY