Buka konten ini

UPAYA Pemerintah Kota Batam memperkuat akses pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) terus menunjukkan perkembangan. Hingga 17 November 2025, sebanyak 30 usaha mikro dan satu koperasi telah menerima pinjaman dana bergulir dengan total penyaluran Rp3,355 miliar.
Kepala UPTD Dana Bergulir Diskum Batam, Zulfahri, mengatakan, fasilitas tersebut menjadi salah satu instrumen efektif untuk membantu UMKM tumbuh melalui pembiayaan rendah biaya yang diawasi secara berkala.
“Hingga 17 November, total penyaluran mencapai Rp3.355.000.000, diberikan kepada 30 usaha mikro dan satu koperasi. Saat ini tidak ada pengajuan baru yang tengah diproses,” ujarnya.
Melalui skema ini, pelaku usaha mikro dapat memperoleh pinjaman hingga Rp150 juta, sedangkan koperasi dapat mengakses hingga Rp300 juta. Jangka waktu pinjaman maksimal lima tahun, dan penerima bisa mengajukan kembali apabila pinjaman sebelumnya telah dilunasi dengan catatan pembayaran lancar.
“Kami berharap serapan meningkat ke depan,” kata Zulfahri.
Untuk memastikan dana dimanfaatkan sesuai kebutuhan usaha, UPTD melakukan
monitoring langsung. Petugas turun ke lapangan secara rutin memantau perkembangan UMKM penerima pinjaman.
“Sebagian besar usaha tumbuh, meski ada yang masih stagnan. Naik turunnya omzet sangat bergantung kondisi pasar,” jelasnya.
Mayoritas penerima berada di wilayah daratan utama Batam, sementara jumlah pelaku usaha di daerah hinterland masih lebih sedikit.
Zulfahri mengakui realisasi penyaluran belum optimal. Hambatan terbesar berada pada keterbatasan jaminan yang dimiliki pelaku usaha mikro.
“Tidak semua pelaku usaha mikro memiliki sertipikat rumah sebagai jaminan. Karena itu Pemko Batam juga menyiapkan skema pinjaman tanpa bunga dan tanpa jaminan hingga Rp20 juta bagi usaha mikro. Ini menjadi prioritas,” paparnya.
Ia berharap kombinasi dana bergulir dan program pembiayaan lainnya dapat memperkuat daya saing UMKM serta membuka ruang tumbuh yang lebih luas bagi usaha kecil di Batam. (***)
Reporter : Rengga Yuliandra
Editor : PUTUT ARIYO