Buka konten ini

Anambas (BP) – Ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Anambas dalam waktu dekat akan menjalani tes urine secara mendadak.
Pemeriksaan ini digelar sebagai bentuk pengawasan dan komitmen pemerintah dalam memastikan aparaturnya bebas dari penyalahgunaan narkoba.
Rencana ini muncul setelah aparat kepolisian kembali mengungkap kasus narkoba yang melibatkan pejabat daerah.
Pekan lalu, Camat Siantan Tengah non aktif, Afrizal, ditangkap polisi karena diduga kerap mengonsumsi sabu di kantornya.
Kasus tersebut menyita perhatian publik dan mendorong adanya langkah tegas.
Tes urine nantinya akan dilakukan saat seluruh ASN mengikuti apel bersama di Kantor Bupati Anambas.
Mekanisme pemeriksaan mendadak itu dipilih agar semua pegawai hadir dan tidak memiliki kesempatan untuk menghindar.
Wakapolres Anambas, Kompol Shallahuddin, mengatakan pihaknya akan turun langsung ke lokasi apel tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.
Hal ini dilakukan demi mendapatkan hasil pemeriksaan yang objektif dan transparan.
”Semua pegawai dikumpulkan, nanti secara mendadak kami muncul untuk tes urine,” ujar Shallahuddin kepada Batam Pos.
Ia menegaskan bahwa Polres Anambas sangat serius dalam memerangi peredaran narkoba.
Tindakan tegas tidak hanya diterapkan kepada masyarakat biasa, tetapi juga kepada pejabat yang seharusnya memberi teladan.
Menurut Shallahuddin, narkoba merupakan ancaman serius karena dapat merusak mental, perilaku, dan masa depan seseorang. Oleh karena itu, pencegahan harus dimulai dari lingkungan pemerintahan.
“Ini bukan hal yang bisa ditoleransi. Siapapun yang terbukti memakai, akan tetap diproses sesuai aturan,” tegasnya.
Untuk memastikan pelaksanaan tes urine berjalan lancar, Polres Anambas kini tengah berkoordinasi dengan Bupati Anambas.
Jumlah ASN yang akan diperiksa cukup banyak sehingga alat tes harus disiapkan dalam jumlah besar.
”Untuk tes urine ini kita bakal koordinasi dengan Bupati Anambas. Karena, untuk tes stick alat uji narkoba harus banyak. Tentu kolaborasi dengan Pemkab untuk pengadaannya,” ujar Wakapolres. (***)
Reporter : Ihsan Imaduddin
Editor : GUSTIA BENNY