Buka konten ini
SURABAYA (BP) – Proses akuisisi Kasikornbank (KBank) terhadap PT Bank Maspion Indonesia Tbk (BMAS) resmi rampung. Setelah mencapai kesepakatan damai dengan Alim Investindo, raksasa keuangan asal Thailand itu kini menguasai mayoritas saham dan kepemilikan atas jaringan bank asal Surabaya tersebut.
Direktur Utama Bank Maspion Indonesia, Kasemsri Charoensiddhi, menjelaskan bahwa KBank baru saja meningkatkan kepemilikan saham di Bank Maspion menjadi 89,48 persen. “Pencapaian ini menandai langkah penting dalam memperkuat kolaborasi strategis serta memperluas fondasi bisnis regional KBank dengan stabilitas jangka panjang,” jelasnya di Surabaya, kemarin (13/11).
Proses akuisisi oleh KBank sejatinya telah dimulai sejak 2017, ketika perseroan membeli 9,99 persen saham emiten berkode BMAS tersebut. Pada 2022, KBank resmi menjadi pemegang saham pengendali dengan kepemilikan mencapai 67,5 persen, dan setahun kemudian meningkat menjadi 84,55 persen.
Namun, ekspansi KBank sempat tertahan akibat gugatan hukum dengan Alim Investindo. Setelah melalui proses mediasi, pada Agustus lalu kedua pihak sepakat berdamai. Dalam kesepakatan itu, Alim Investindo menjual 644,46 juta saham kepada KBank.
“Indonesia merupakan pasar kunci dalam mendukung pertumbuhan nasabah di kawasan Asia Tenggara, terutama dalam membangun jaringan keuangan lintas negara yang efisien,” ujar Kasemsri, yang akrab disapa Joy.
Dengan produk domestik bruto (PDB) yang melebihi USD1,4 triliun dan populasi sekitar 285 juta jiwa, lanjut dia, Indonesia memimpin kawasan ASEAN dalam investasi langsung asing (FDI). Kondisi tersebut menjadikan Indonesia sebagai pasar strategis dengan potensi pertumbuhan yang signifikan.
Melalui investasi berkelanjutan dan kemitraan strategis, KBank berkomitmen mendukung Bank Maspion dalam menyediakan solusi keuangan terintegrasi bagi klien korporat potensial, terutama pelaku bisnis yang terlibat dalam perdagangan dan investasi lintas negara di ASEAN.
“Kami akan fokus melayani klien korporat dan komersial potensial di Thailand dan Indonesia,” tutur Joy.
Ia menambahkan, KBank mengadopsi strategi yang berorientasi pada kemitraan lintas negara. Kolaborasi ini memungkinkan klien asal Thailand yang berinvestasi di Indonesia mengakses layanan perbankan dengan lebih mudah. Sementara itu, klien asal Indonesia juga dapat memperluas jaringan bisnis ke Thailand dan negara-negara lain dalam jaringan KBank, seperti Tiongkok, Vietnam, Laos, dan Kamboja. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : PUTUT ARIYO