Buka konten ini

KUMAMOTO (BP) – Setelah menembus babak final Korea Masters pekan lalu, kejutan kembali ditorehkan Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi. Pada babak pertama Kumamoto Masters 2025 di Kumamoto Prefectural Gymnasium, Rabu (12/11), pemain berdarah Bali itu menundukkan unggulan keenam asal Thailand Busanan Ongbamrungphan (21-15, 13-21, 23-21).
“Sangat senang dan bersyukur bisa menang hari ini, terima kasih untuk Sang Hyang Widhi. Saya juga berterimakasih untuk semua yang sudah mendukung,” katanya.
Kadek menuturkan, melawan Busanan yang merupakan pemain senior, dia hanya mencoba meyakinkan diri sendiri agar bisa memenangkan pertandingan sejak awal game. Dia sempat mengeluhkan kondisi angin. Sehingga beberapa pukulan ada yang tidak pas. “Tapi saya berusaha hati-hati untuk tidak banyak melakukan kesalahan sendiri,” ungkapnya.
Dia sempat kehilangan momentum pada game kedua, yang membuatnya Kadek kalah kalah dengan skor cukup jauh. Namun, di game ketiga dia menguasai lagi permainan. “Ketat sampai akhir tapi saya mau berjuang sebelum pertandingan benar-benar selesai,” ujarnya.
Kemenangan juga diraih Gregoria Mariska Tunjung yang menaklukkan wakil Taiwan Hung Yi Ting (17-21, 21-9, 21-18).
“Kemenangan yang sangat berarti, bersyukur karena dua turnamen sebelumnya selalu kalah di babak pertama,” ucapnya.
Di babak selanjutnya, Kadek akan melawan andalan Jepang Asuka Takahashi. Jorji -sapaan Gregoria- menantang wakil Jepang lainnya Hina Akechi. Jika sama-sama meraih kemenangan, Kadek dan Jorji akan berhadapan di babak perempat final.
Pemain Pelatnas Pilih Absen di Australia Open
Sementara di Australia, tim bulu tangkis Indonesia tak bisa turun full team di Australia Open pekan depan. Beberapa pemain ditarik keikutsertaannya dari ajang Super 500 itu karena berbagai alasan.
Anthony Sinisuka Ginting misalnya. Dia absen karena jadwal pertandingan bertepatan dengan momen kelahiran anak pertamanya. Kabidbinpres PP PBSI Eng Hian menghormati keputusan Ginting untuk mendampingi keluarga.
“Keluarga adalah bagian penting dari keseimbangan hidup seorang atlet. Kami percaya Ginting akan kembali dengan motivasi yang lebih kuat,” ujar pria yang akrab disapa Koh Didi itu.
Selain Ginting, di tunggal putra juga tidak menurunkan Mohammad Zaki Ubaidillah juga menarik diri. Sebab, jadwal pertandingan bertepatan dengan ujian akademik yang harus dijalaninya. Menurut Didi, pihaknya harus mendukung komitmen atlet terhadap pendidikan sebagai bagian dari pembinaan karakter.
“Kami ingin para atlet tetap menyeimbangkan karier dan pendidikan. Pembinaan tidak hanya soal prestasi di lapangan, tetapi juga pengembangan pribadi secara utuh,” jelas Eng Hian.
Sementara itu di sektor ganda putra, Bagas Maulana/Leo Rolly Carnando juga tidak ambil bagian. Mereka fokus pada program persiapan intensif menuju SEA Games 2025. (***)
Reporter : JP GROUP
Editor : GALIH ADI SAPUTRO