Buka konten ini

PERNAH bingung membedakan thread count, ply, dan weave saat membeli sprei? Tenang, kamu tidak sendirian. Dunia per-sprei-an memang penuh istilah teknis yang sering bikin calon pembeli mengernyit. Padahal, memilih sprei yang tepat bisa menentukan seberapa nyaman kamu tidur setiap malam.
Sprei bukan sekadar pelapis kasur. Ia berperan besar menjaga suhu tubuh tetap stabil, membuat kulit nyaman, dan mendukung kualitas tidur. Karena itu, penting untuk tahu bahan dan jenis sprei yang cocok dengan kebutuhanmu.
Mengenal Jenis-Jenis Sprei
1. Katun (Cotton)
Ini bahan paling populer. Katun dikenal sejuk, mudah dicuci, dan makin lembut setelah sering digunakan. Tapi jangan asal pilih, karena kualitas katun berbeda-beda.
– Egyptian Cotton: Seratnya panjang, halus, dan awet. Inilah kelas premium-nya sprei.
– Pima (Supima®): Kualitas hampir setara Egyptian cotton, tapi harganya lebih bersahabat.
– Upland Cotton: Jenis paling umum di pasaran. Tetap nyaman, meski tak selembut dua jenis di atas.
– Flanel: Cocok untuk cuaca dingin. Bahannya tebal, lembut, dan hangat.
– Jersey: Lembut seperti kaus. Praktis, tapi mudah melar setelah lama dipakai.
2. Bambu (Bamboo)
Ramah lingkungan, lembut, dan tahan lama. Sprei dari serat bambu juga bersifat antialergi dan tidak mudah kusut.
3. Poliester (Polyester)
Murah dan mudah dirawat. Cocok buat kamu yang tak mau repot menyetrika. Tapi hati-hati, bahan ini kurang menyerap keringat dan bisa terasa panas di cuaca tropis.
4. Linen
Memberi kesan alami dan adem, cocok untuk kamu yang mudah gerah. Namun, sprei linen agak kaku di awal dan baru terasa lembut setelah beberapa kali dicuci.
5. Tencel™
Dibuat dari serat kayu, Tencel ramah lingkungan dan lembut di kulit. Bahannya halus, tidak mudah kusut, tapi kurang sejuk dibanding katun atau linen.
6. Sutra (Silk)
Mewah, sejuk, dan berkilau. Cocok untuk memberi sentuhan romantis pada kamar. Namun, perawatannya butuh perhatian ekstra dan harganya relatif tinggi.
7. Mikroserat (Microfiber)
Sprei dari serat halus poliester ini lembut dan tahan noda. Ideal untuk anak-anak atau hewan peliharaan, meski agak panas untuk iklim tropis.
8. Satin
Terbuat dari serat sintetis, satin memberikan kesan lembut dan berkilau. Pilihan tepat untuk menambah nuansa elegan di kamar tidur.
Panduan Memilih Sprei Sebelum membeli, pastikan kamu mempertimbangkan beberapa hal:
– Apakah bahannya mudah dicuci?
– Sesuai ukuran kasur?
– Terasa lembut di kulit?
– Tahan lama untuk pemakaian rutin?
Perhatikan juga jenis anyaman (weave), karena ini berpengaruh pada tekstur dan ketahanan sprei:
– Percale: Anyaman sederhana, menghasilkan permukaan halus dan sejuk, ideal untuk cuaca panas.
– Sateen: Mengilap dan lembut, pas untuk kamu yang tidur di ruangan ber-AC.
– Twill: Cenderung tebal dan tidak mudah kusut.
– Dobby: Memiliki motif halus seperti garis atau kotak timbul, menambah nilai estetika.
Soal Thread Count dan Ply Thread count menunjukkan jumlah benang per inci persegi kain. Semakin tinggi angkanya, biasanya semakin halus kainnya. Tapi jangan terkecohangka besar tak selalu berarti kualitas terbaik.
Sementara ply mengacu pada jumlah serat yang dipintal menjadi satu benang. Sprei satu ply biasanya lebih lembut dan awet dibanding dua ply yang cenderung kasar. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : PUTUT ARIYO