Buka konten ini

SAGULUNG (BP) – Perkembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Sagulung kini semakin menggeliat. Hal itu terlihat dari tingginya antusias pelaku usaha yang mendaftarkan produknya untuk mendapatkan sertifikat halal gratis.
Camat Sagulung, M. Arfie Eranov, mengatakan pendaftaran sertifikasi halal di wilayahnya terus meningkat setiap bulan. Ratusan pelaku UMKM telah mengajukan permohonan melalui program fasilitasi dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH).
“Pendaftarannya terus bertambah. Sudah ratusan pelaku UMKM yang mendaftar, dan masing-masing didampingi oleh pendamping yang difasilitasi BPJPH,” ujar Arfie.
Ia menjelaskan, program sertifikasi halal gratis ini khusus untuk produk sederhana yang tidak mengandung olahan daging dan ikan. Sementara, produk yang termasuk dalam kategori olahan tersebut dikenakan biaya sebesar Rp 350 ribu.
“Prosesnya menggunakan sistem self declare. Artinya, pelaku usaha menyatakan sendiri kehalalan produknya. Ini untuk produk-produk yang sederhana dan tidak diragukan kehalalannya,” jelasnya.
Arfie menegaskan, pihak kecamatan akan terus mendorong kemajuan UMKM di Sagulung, baik lewat fasilitasi sertifikasi halal maupun pelatihan bagi pelaku usaha pemula.
“Ini harus kita dukung demi pertumbuhan ekonomi masyarakat. Dan saya melihat, perkembangan UMKM di Sagulung ini sangat luar biasa,” katanya.
Pantauan Batam Pos, geliat ekonomi kerakyatan itu terlihat nyata di sejumlah titik seperti kawasan SP Plaza, Cipta Green City (CGC), dan Tunas Regency. Deretan pelaku usaha kuliner, pedagang minuman, hingga penjual fashion dan kebutuhan harian, tumbuh meramaikan kawasan tersebut.
Salah satunya Jery, pedagang minuman di SP Plaza. Ia mengaku omzet usahanya kini cukup menjanjikan.
“Dalam sehari bisa dapat sekitar Rp 400 ribu. Kalau malam minggu bisa lebih,” ujar Jery sambil melayani pembeli. (***)
Reporter : Yofi Yuhendri
Editor : GALIH ADI SAPUTRO