Buka konten ini

TANJUNGPINANG (BP) – Salah satu meriam tua peninggalan sejarah di Benteng Bukit Kursi, Pulau Penyengat Kota Tanjungpinang dicoret oleh tangan tak bertanggung jawab.
Coretan berwarna putih mencolok itu tampak di bagian laras meriam yang menghadap ke arah laut. Coretan tersebut menodai permukaan besi meriam yang berkarat alami akibat usia.
Kondisi itu mengganggu keaslian benda bersejarah yang menjadi saksi perjalanan masa pertahanan Kesultanan Riau-Lingga di masa lampau.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tanjungpinang, Nazri mengatakan bahwa pihaknya akan segera mengecek kondisi meriam, yang dicoret-coret oleh orang tidak bertanggungjawab itu.
Menurutnya, coret-coret di benda cagar budaya tersebut melanggar aturan yang telah ditetapkan. ”Kalau begitu ya merusak.
Karena barang itu dipelihara (dijaga) namun malah dirusak,” kata Nazri, Selasa (11/11).
Selain itu, Disbudpar Tanjungpinang juga akan menulusuri orang tidak bertanggungjawab yang nekat merusak meriam di Benteng Bukit kursi tersebut.
”Nanti kita telusuri siapa yang coret. Saat ini, Benteng Bukit Kursi Pulau penyengat juga sedang direhabilitasi,” pungkasnya. (*)
Reporter : MOHAMAD ISMAIL
Editor : GUSTIA BENNY