Buka konten ini
BATAM (BP) – Setelah sukses menggelar berbagai festival kuliner pada April lalu, Mega Mall Batam Centre kembali menghadirkan event kuliner berskala nasional. Berkolaborasi dengan Jiiscomm dari Samsaka Group, mall tersebut resmi membuka Festival Kuliner Tjap Legende Batam 2025, sebuah perayaan cita rasa kuliner Nusantara yang telah melegenda dan bertahan lintas generasi.
Batam menjadi satu-satunya kota di Kepulauan Riau yang dipilih dalam rangkaian roadshow Festival Kuliner Tjap Legende di 11 kota besar di Indonesia. Di Batam, festival ini berlangsung selama 12 hari, mulai 13–24 November 2025, menghadirkan 40 tenant kuliner legendaris dari berbagai daerah.
Festival ini menampilkan hidangan autentik dari para pelaku kuliner yang telah eksis puluhan tahun, di antaranya Kepala Manyung Bu Fat 1969 (Semarang), Gudeg Yu Djum 1950 (Yogyakarta), Empal Gentong & Tahu Gejrot Mang Darma 1947 (Cirebon), Apem Beras Bu Siti 1954 (Yogyakarta), Kwetiau Sapi HW Aleng 1967 (Pontianak), Bakmi Karet Ayam Kampung Ationg 1962 (Jakarta), Coto Makassar Opu Daeng 1999 (Makassar), hingga Es Puter Conglik 1970 (Semarang). CEO Samsaka Group/Jiiscomm, Febriyanto Rachmat, mengatakan festival ini tidak hanya menawarkan kuliner, tetapi juga pengalaman budaya.
“Kami ingin menghadirkan pengalaman unik bagi masyarakat Batam untuk menikmati kuliner autentik khas Nusantara tanpa perlu pergi ke kota asalnya. Festival ini menjadi ruang untuk merayakan warisan rasa yang telah menjaga identitas kuliner Indonesia,” ujarnya.
Festival ini juga dirangkai dengan aktivitas edukatif dan interaktif mengenai sejarah dan keragaman kuliner Nusantara. Posisi Batam yang bertetangga langsung dengan Singapura dan Malaysia menjadi peluang untuk memperkenalkan kekayaan rasa Indonesia ke mancanegara.
Pemerintah Kota Batam melalui Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Ardiwinata, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya festival ini.
“Kami mendukung penuh Festival Tjap Legende Batam 2025. Event ini tidak hanya melestarikan kuliner Nusantara, tetapi juga memperkuat sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, serta membuka peluang usaha bagi UMKM,” katanya.
Selain menggandeng Jiiscomm, festival ini didukung Kemenparekraf/Bekraf, JPOS, serta Livin’ by Mandiri. Pengunjung juga berkesempatan mendapatkan cashback dan promo khusus, termasuk wisatawan Singapura yang memperoleh potongan harga tiket ferry untuk berkunjung ke Batam.
Masyarakat dapat memperoleh informasi lengkap seputar jadwal dan tenant melalui Instagram @megamallbatamcentre dan @jiiscomm.
Samsaka Group, melalui brand JIISCOMM, terus menghidupkan festival kuliner nusantara di berbagai kota sejak 2012. Berfokus pada manajemen kuliner yang menaungi event, food market, catering, hingga franchise, Samsaka Group membawa semangat #SATURASASATUINDONESIA, bahwa setiap cita rasa memiliki identitas, sejarah, dan nilai kebersamaan yang mampu mempersatukan bangsa.
Kehadiran program ini kini menyapa masyarakat di Mega Mall Batam Centre, pusat perbelanjaan ikonik yang terhubung langsung dengan Pelabuhan Internasional Batam Centre. Dengan jangkauan pengunjung lokal hingga wisatawan mancanegara, festival kuliner ini bukan hanya menawarkan pengalaman rasa, tetapi juga memperkuat peran Batam sebagai gerbang budaya dan kuliner Indonesia. (*)
Reporter : Yashinta
Editor : Putut Ariyo