Buka konten ini

BATUAJI (BP) – Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di kawasan Genta I, Batuaji, hingga saat ini masih menunggu solusi terkait pemblokiran akses jalan dari Letjend Suprapto. Akibatnya, omzet para pedagang tetap menurun dan aktivitas jual-beli terganggu.
Ilham, salah seorang pedagang, mengeluhkan lambatnya penanganan pemerintah terhadap masalah ini. “Pembeli masih sepi, dan belum ada solusi. Kami pedagang sudah berbulan-bulan merugi,” ujarnya.
Menurut Ilham, akses jalan harus tetap dibuka. Pemerintah seharusnya mencari jalan tengah agar pemblokiran tidak menimbulkan kemacetan di persimpangan, seperti yang dikeluhkan pengendara. “Jalannya harus tetap dibuka. Kalau tidak, kami akan kembali menutup usaha dan berdemo lagi,” tegasnya.
Sementara itu, Camat Batuaji Addi Harnus mengatakan pihaknya sudah menyampaikan keluhan pedagang ke dinas terkait. Ia berharap solusi yang diberikan dapat mengembalikan omzet UMKM yang terdampak. “Ini warga kita, diharapkan solusinya yang terbaik buat warga,” katanya.
Sebelumnya, Dinas Perhubungan Kota Batam bersama Dinas Bina Marga memblokir akses jalan ini. Pemblokiran telah berlangsung selama enam bulan, hingga memicu demo para UMKM ke Kantor Walikota Batam. (*)
Reporter : YOFI YUHENDRI
Editor : RATNA IRTATIK