Buka konten ini

BATAMKOTA (BP) – Dalam semangat kepedulian sosial dan kemanusiaan, Alumni 82 SD/SMP Katolik Tanjungpinang menggelar kegiatan bakti sosial donor darah bertajuk “Setetes Darah, Sejuta Harapan” di One Batam Mall, Sabtu (8/11).
Kegiatan yang bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Batam ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus aksi nyata untuk membantu sesama. Di area atrium utama mal, para alumni bersama masyarakat tampak antusias mengikuti kegiatan yang juga menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi pengunjung.
Ketua panitia, Petrus Rea, mengatakan, kegiatan ini merupakan rangkaian dari reuni Alumni 82 yang sebelumnya digelar pada Mei lalu di Tanjungpinang.
“Kami ingin memulai kegiatan sosial dari sesuatu yang sederhana tetapi bermanfaat. Donor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis ini menjadi langkah awal kami berbuat kebaikan bagi sesama,” ujarnya.
Petrus menuturkan, para alumni yang kini tersebar di berbagai daerah, termasuk Batam, Tanjungpinang, dan Jawa, sepakat menjadikan kegiatan sosial sebagai agenda rutin.
“Setelah ini, kami rencanakan kegiatan serupa di Tanjungpinang. Kalau yang di Jakarta juga mau mengadakan, nanti kami akan dukung dan bantu koordinasi,” katanya.
Panitia menargetkan ratusan kantong darah dapat terkumpul untuk diserahkan kepada PMI Kota Batam. Selain donor darah, masyarakat juga bisa memeriksakan gula darah dan kesehatan umum secara gratis.
“Harapan kami, kegiatan ini bisa terus berlanjut. Selain membantu sesama, juga mempererat silaturahmi antaralumni. Kalau bisa, tiga bulan sekali kami adakan di Batam atau Tanjungpinang,” ungkapnya.
Kegiatan donor darah ini juga mendapat dukungan dari berbagai pihak, baik lembaga kesehatan maupun relawan yang turut membantu pelaksanaan di lapangan. Para alumni berharap kegiatan sosial seperti ini dapat menjadi inspirasi bagi komunitas lain untuk ikut berkontribusi bagi masyarakat.
“Kegiatan ini sederhana, tapi dampaknya besar. Mudah-mudahan bisa rutin dilakukan, tidak hanya di Batam, tetapi juga di Tanjungpinang dan daerah lain,” ujar Petrus. (*)
Reporter : RENGGA YULIANDRA
Editor : FISKA JUANDA