Buka konten ini
PASURUAN (BP) – Pembangunan ekosistem industri kesehatan nasional terus berkembang. Kali ini, produsen alat kesehatan membangun pabrik jarum medis di Jawa Timur. Pelaku usaha optimistis terhadap prospek bisnis karena selama ini pasokan masih didominasi produk impor.
Presiden Direktur Satoria Group, Alim Satria, mengatakan, pihaknya menepati komitmen untuk memperluas ekosistem industri kesehatan dengan mulai membangun fasilitas produksi alat kesehatan sekali pakai (disposable) di Kecamatan Sukorejo, Pasuruan, Jawa Timur. Fasilitas produksi tersebut akan memasok kebutuhan alat jarum untuk pasar dalam negeri. ”Untuk tahap awal, kami akan membangun satu line IV set, dua line kateter IV, dan empat line syringe,” ujarnya di sela acara groundbreaking pabrik PT Satoria Medika Industri di Pasuruan, kemarin (4/11).
Fasilitas tahap awal itu nantinya akan memanfaatkan sekitar tiga perempat dari total lahan yang telah diakuisisi seluas 2 hektare. Kapasitas produksi jarum suntik ditargetkan mencapai 50–100 juta unit per tahun. Sementara, IV kateter akan diproduksi sebanyak 24 juta unit dan IV set sekitar 12 juta unit pada tahap awal.
”Kami memprediksi produk yang akan menjadi backbone penjualan kami adalah IV set, karena akan kami paketkan bersama produk infus milik grup,” imbuh Deputy Managing Director PT Satoria Medika Industri, Christian Hendra Setiawan.
Christian juga berharap pemerintah terus memberikan dukungan bagi industri kesehatan lokal. Ia mencontohkan kebijakan pemerintah saat Satoria memulai bisnis cairan infus beberapa tahun lalu. Setelah kebutuhan dalam negeri terpenuhi, impor pun ditutup. “Saat kebutuhan sudah bisa dipenuhi produsen lokal, pemerintah sebaiknya menghitung ulang kuota impor,” tuturnya. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : PUTUT ARIYO