Buka konten ini

BATUAJI (BP) – Puluhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di kawasan Genta I, Batuaji, kompak menutup usahanya, Selasa (4/11). Penutupan massal itu bukan tanpa alasan. Para pedagang mengaku geram lantaran akses jalan utama dari arah Jalan Letjend Suprapto menuju kawasan mereka ditutup selama hampir enam bulan. Akibatnya, arus pembeli tersendat dan omzet menurun drastis.
Risma, salah satu pengusaha laundry di kawasan Genta I, mengatakan keputusan menutup usaha dilakukan setelah seluruh pedagang sepakat untuk menyampaikan aspirasi mereka melalui aksi ke Kantor Wali Kota Batam.
“Sudah hampir enam bulan jalan ditutup karena ada pengerjaan lahan di pintu masuk. Selama itu pula kami rugi. Jadi, kami sepakat unjuk rasa agar pemerintah tahu kondisi kami di sini,” ujarnya saat ditemui di lokasi.
Ia menjelaskan, sebelum penutupan jalan dilakukan, kawasan Genta I termasuk salah satu titik ramai di Batuaji. Banyak pengendara melintas dan mampir berbelanja. Namun kini, sejak akses utama itu diblokir, pengunjung berkurang drastis.
“Sebelumnya ramai sekali, apalagi sore hari. Sekarang, kalau mau masuk dari jalan besar, harus memutar cukup jauh. Banyak orang jadi malas lewat sini,” keluhnya.
Risma mengaku, pendapatan usahanya kini merosot hingga 50 persen. Banyak pelanggan tetap yang beralih ke tempat laundry lain karena akses menuju tokonya dianggap terlalu jauh.
“Omzet turun separuh. Beberapa pelanggan juga pindah ke tempat lain, katanya malas mutar jauh. Saya tidak bisa berbuat banyak,” tuturnya dengan nada pasrah.
Keluhan serupa juga disampaikan Rizki, pedagang makanan di kawasan tersebut. Ia menyebut, penutupan jalan membuat warungnya sepi pengunjung dan banyak bahan makanan yang terbuang sia-sia.
“Biasanya sehari bisa habis. Sekarang, kadang separuh pun tidak laku. Kami rugi total,” ujarnya.
Ia berharap pemerintah segera membuka kembali akses jalan agar aktivitas ekonomi warga dapat kembali normal.
“Pedagang itu hidup dari keramaian. Kalau jalan ditutup, otomatis pelanggan hilang. Kami hanya ingin jalan ini dibuka lagi,” tutup Rizki. (***)
Reporter : Yofi Yuhendri
Editor : GALIH ADI SAPUTRO