Buka konten ini

BATUAJI (BP) – Korban ledakan kapal MT Federal II milik PT ASL Marine Shipyard, Tanjunguncang, yang masih dirawat di RS Graha Hermine Batam, kini tersisa tiga orang. Mereka terus menjalani perawatan intensif di lantai III dan IV rumah sakit tersebut.
“Untuk saat ini tinggal tiga pasien,” ujar Humas RS Graha Hermine, Fitri, Selasa (4/11).
Ketiga pasien itu tengah menjalani masa pemulihan akibat luka bakar serius. Mereka adalah Ceni Sihombing (luka bakar 22,5 persen), Dani Darusman (48 persen), dan Krima Damadan (22,5 persen). Fitri menyebut, pasien lain yang sebelumnya dirawat sudah diperbolehkan pulang setelah dinyatakan pulih dari trauma inhalasi dan luka bakar.
Direktur RS Graha Hermine, dr. Fajri Israq, menjelaskan sebagian besar korban mengalami luka bakar antara 10 hingga 15 persen dan telah menjalani tindakan operasi. Namun, satu korban dengan luka bakar hampir setengah tubuhnya harus dirawat khusus di ruang Intensive Care Unit (ICU).
“Kemajuan dan pemulihannya cukup bagus, sudah menunjukkan tanda-tanda perbaikan,” kata dr. Fajri.
Ia memastikan pihak rumah sakit akan terus memberikan penanganan terbaik bagi para pasien hingga benar-benar pulih. Jika dibutuhkan, perawatan akan diperpanjang sesuai kondisi masing-masing pasien.
“Kami tangani secara teliti agar seluruh korban bisa pulih total dan segera meninggalkan rumah sakit,” ujarnya.
Sebelumnya, ledakan hebat yang terjadi di kapal MT Federal II di galangan PT ASL Marine Shipyard pada Senin (28/10) menimbulkan 31 korban jiwa. Dari jumlah tersebut, 14 orang meninggal dunia dan 17 lainnya mengalami luka bakar dengan tingkat keparahan berbeda-beda.
Hingga kini, penyidik kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti ledakan dan pihak yang bertanggung jawab di insiden tersebut. (*)
Reporter : YOFI YUHENDRI
Editor : RATNA IRTATIK