Buka konten ini

TANJUNGPINANG (BP) – Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, menyatakan baru mengetahui rusaknya mesin pendingin atau AC di RSUD Raja Ahmad Tabib (RAT) Tanjungpinang membuat keluarga pasien membawa kipas angin sendiri.
Kendati demikian, Nyanyang menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri akan segera membereskan permasalahan tersebut. Terlebih, kondisi tersebut membuat banyak pasien mengeluh.
”Kita juga baru tahu ya. Secepatnya akan kita bereskan,” kata Nyanyang di Tanjungpinang, Selasa (4/11).
Ia mengaku, bahwa AC central untuk mendinginkan ruangan-ruangan di RSUD RAT tersebut memang sempat mengalami kerusakan. Namun, kata dia saat ini pihak Rumah Sakit tengah melakukan perbaikan.
”Kemarin kan AC central nya rusak, ya akan berpengaruh semuanya. Saat ini memang sedang dalam proses (perbaikan),” tegasnya.
Informasi yang diperoleh, tidak menyalanya AC di RSUD RAT sudah terjadi sejak empat bulan lalu. Walaupun di setiap ruangan disediakan kipas angin gantung, pasien dan keluarga tetap mersa gerah dan pengap.
”Jadi bawa kipas angin sendiri, apalagi ruangannya tertutup,” kata Ronal, salah satu keluarga pasien yang dirawat di RSUD RAT Tanjungpinang.
Sementara itu, Kepala Bagian Perencanaan RSUD RAT, Syarip Hidayat, membenarkan adanya gangguan pada sistem pendingin ruangan. Ia menyebut pihak rumah sakit telah menginformasikan kondisi tersebut kepada pasien yang akan menjalani rawat inap.
“Beberapa ruangan memang sedang bermasalah dengan pendingin ruangan. Untuk sementara, kami pasang kipas agar tetap nyaman,” jelas Syarip.
Ia menjelaskan, saat ini AC split untuk tiap ruangan masih dalam proses pemasangan, sementara AC central yang sebelumnya mengalami kerusakan sudah diperbaiki namun belum bisa difungsikan.
“Masalahnya ada di jaringan pipa besi yang korosi di hampir setiap lantai. Kami sedang melakukan pengelasan supaya tidak bocor lagi,” pungkasnya. (*)
Reporter : MOHAMAD ISMAIL
Editor : GUSTIA BENNY