Buka konten ini

SURABAYA (BP) – Hong Kong menjadi salah satu destinasi kunjungan internasional yang diminati wisatawan Indonesia. Biro travel menyebut pertumbuhan kunjungan dari Indonesia naik hingga 12,8 persen. Selain untuk berwisata, kunjungan ke pusat perdagangan Asia tersebut juga dilakukan dalam rangka perjalanan bisnis jangka pendek.
General Manager Communication & CRM Golden Rama Tours & Travel, Ricky Hilton, mengatakan, saat ini pusat perdagangan Asia itu masih berada di peringkat 10 besar untuk tur berkelompok alias Group Inclusive Tour (GIT). “Bahkan, untuk FIT (Free Independent Traveler), Hong Kong menempati posisi keempat. Peningkatan minat memang lebih pada perjalanan personal yang fleksibel,” ujarnya kemarin (3/11).
Cari Hiburan dan Peluang Usaha
Bukan hanya untuk berwisata, turis yang datang ke sana juga melakukan perjalanan bisnis jangka pendek. Turis Indonesia berusia 25–45 tahun biasanya mencari keseimbangan antara efisiensi, hiburan, dan inspirasi. Wisatawan dari segmen ini cenderung memilih pengalaman yang otentik—mulai dari eksplorasi kuliner hingga aktivitas budaya lokal yang memberikan nilai emosional dalam perjalanan mereka.
Dengan luas Hong Kong yang tak terlalu besar, wisatawan dapat berpindah dari restoran berbintang Michelin ke jalur hiking dengan panorama indah hanya dalam satu hari. “Di sana juga ada taman bermain ikonik seperti Hong Kong Disneyland dan Ocean Park. Karena itu, keluarga muda hingga pecinta kuliner dan seni masih tertarik ke sana,” jelasnya.
Karena itu, pihaknya bekerja sama dengan Hong Kong Tourism Board untuk menampilkan daya tarik terbaru destinasi tersebut. Salah satunya melalui event Wine and Dine tahunan yang menyatukan kuliner dan anggur dari 31 negara. “Tahun ini, wisatawan lebih menekankan kualitas daripada kuantitas. Daripada mencari destinasi dengan jadwal penuh, mereka lebih mencari pengalaman yang eksklusif,” tambahnya. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : PUTUT ARIYO