Buka konten ini

KARIMUN (BP) – Dua unit mesin berkapasitas 200 KVA dan 160 KVA bantuan dari PLN Riau Kepri telah tiba di Pulau Paret, Kecamatan Selat Gelam. Kedua mesin tersebut dikirim untuk memperkuat sistem kelistrikan setelah rumah mesin PLTD Pulau Paret mengalami kebakaran beberapa hari lalu.
Camat Selat Gelam, Indra Sulaiman, mengatakan, dua unit mesin tersebut tiba pada Jumat (31/10) sekitar pukul 06.00 WIB. Proses bongkar muat menggunakan alat berat berjalan lancar hingga mesin berhasil dipindahkan ke lokasi semula.
“Alhamdulillah semua berjalan baik. Mesin sudah sampai di lokasi dan akan segera dilakukan instalasi agar bisa beroperasi dalam waktu dekat,” ujar Indra.
Ia menjelaskan, selain pemasangan mesin baru, perbaikan atap bangunan rumah mesin PLTD yang terbakar juga hampir rampung. Diharapkan, langkah ini bisa mencegah terjadinya pemadaman bergilir yang selama ini dialami warga.
“Pada Kamis (30/10) malam, pukul 19.29 WIB, PLTD unit 2 sebenarnya sudah beroperasi, tetapi masih dalam tahap pemantauan keandalan mesin. Sementara ini, listrik sudah bisa dinikmati oleh sekitar 150 pelanggan PLN,” jelasnya.
Sementara itu, Manajer ULP PLN Tanjungbalai Karimun, Ahmad Subhan, membenarkan bahwa dua mesin dari PLN UID Riau Kepri telah tiba di Pulau Paret. Ia menegaskan bahwa bantuan mesin tersebut bersifat sementara, sambil menunggu selesainya perbaikan unit mesin utama yang terdampak kebakaran.
“Bantuan ini merupakan langkah cepat PLN agar pasokan listrik di Pulau Paret tetap stabil. Begitu mesin utama selesai diperbaiki, kedua unit bantuan ini akan digantikan,” terangnya.
Subhan menambahkan, sehari setelah kebakaran, pihaknya juga langsung mengirimkan dua unit genset portabel untuk sementara memasok listrik di Kantor Camat dan Kantor Desa Pulau Paret.
“Ini bentuk komitmen kami dalam memberikan pelayanan maksimal kepada pelanggan, terutama saat kondisi darurat seperti sekarang,” pungkasnya. (*)
Reporter : SANDI PRAMOSINTO
Editor : GALIH ADI SAPUTRO