Buka konten ini

BATAM (BP) – Dalam rangka memperingati Hari Cuci Tangan Sedunia yang jatuh setiap 15 Oktober, Rumah Sakit (RS) Awal Bros Batam menggelar berbagai kegiatan edukatif dan lomba kreatif bertema “Mencuci Tangan” bagi siswa sekolah dasar se-Kota Batam, Sabtu (18/10).
Kegiatan yang berlangsung meriah ini diikuti puluhan siswa dari kelas III hingga kelas VI SD. Ada dua kategori lomba utama, yakni lomba mengarang dan lomba cerita pendek. Acara tersebut menjadi puncak rangkaian peringatan Hari Cuci Tangan Sedunia yang digelar sepanjang Oktober.
Direktur RS Awal Bros Group, dr. Widya Putri, mengatakan, edukasi mencuci tangan perlu diberikan sejak dini sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan diri dan lingkungan.
“Tindakan kecil seperti mencuci tangan bisa memberikan dampak besar bagi kesehatan. Dalam kehidupan sehari-hari, kebiasaan ini perlu dilakukan sebelum menyiapkan makanan, setelah mengganti popok, atau setelah bersentuhan dengan orang lain,” ujarnya.
Menurut dr. Widya, kebiasaan sederhana itu tidak hanya mencegah penyakit menular, tetapi juga menghindari terjadinya infeksi silang, terutama di lingkungan rumah sakit.
“Anak-anak adalah generasi penerus. Karena itu, penting bagi mereka memahami dan membiasakan diri mencuci tangan sejak kecil. Dengan begitu, mereka bisa menularkan kebiasaan baik ini kepada teman-temannya,” tambahnya.
Ia juga mengimbau pihak sekolah untuk menyediakan fasilitas cuci tangan yang memadai agar siswa dapat menerapkan kebiasaan sehat tersebut setiap hari.
Ketua Panitia, Novita, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan agenda tahunan RS Awal Bros Batam yang selalu digelar bertepatan dengan Hari Cuci Tangan Sedunia.
“Setiap tahun kami memperingatinya dengan berbagai kegiatan. Tahun ini kami bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kota Batam untuk mengadakan lomba menulis dan bercerita bagi anak-anak SD,” tuturnya.
Selain lomba untuk siswa, RS Awal Bros juga mengadakan sejumlah kegiatan internal, seperti lomba pembuatan video edukatif tentang cuci tangan antarunit, lomba antar-dokter spesialis, serta kompetisi pembuatan poster penelitian dan pemantauan kepatuhan cuci tangan di setiap ruangan rumah sakit.
Novita menambahkan, kegiatan ini bertujuan menanamkan kebiasaan mencuci tangan kepada anak-anak sejak usia dini.
“Anak-anak adalah peniru ulung. Jika sejak kecil mereka sudah terbiasa mencuci tangan, hal itu akan menjadi budaya dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.
Sebanyak 33 peserta mengikuti lomba cerita pendek dan 25 peserta ikut lomba mengarang. Para pemenang diumumkan langsung di lokasi kegiatan dan menerima hadiah menarik dengan total jutaan rupiah.
Selain kegiatan di lingkungan sekolah, RS Awal Bros Batam juga aktif memberikan edukasi kepada masyarakat, termasuk di daerah kepulauan seperti Pulau Ngenang.
“Kami ingin terus menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mencuci tangan. Ini bukan hanya seremonial tahunan, tetapi bagian dari gerakan berkelanjutan menuju hidup sehat,” kata Novita.
Melalui kegiatan ini, RS Awal Bros Batam berharap pesan sederhana namun penting tentang cuci tangan pakai sabun dapat tertanam kuat di benak anak-anak, guru, dan orang tua, serta menjadi kebiasaan yang diwariskan untuk menjaga kesehatan bersama. (***)
Reporter : Azis Maulana
Editor : Ratna Irtatik