Buka konten ini

RENOVASI rumah kerap membuat pemilik merasa repot dan stres. Proses perombakan yang berlangsung berhari-hari hingga berminggu-minggu sering menimbulkan kondisi rumah berantakan, penuh debu, dan tidak nyaman untuk ditinggali. Karena itu, sebelum memulai renovasi, pemilik rumah perlu mempertimbangkan sejumlah aspek agar proses berjalan lebih efektif dan tidak menguras tenaga maupun emosi.
Selain soal anggaran, perencanaan detail, penataan barang, hingga pengaturan waktu juga memiliki pengaruh besar terhadap kelancaran renovasi. Dilansir JawaPos.com (grup Batam Pos) dari Fresh Home, Rabu (25/10), berikut beberapa tips sederhana agar renovasi berjalan lebih praktis dan minim drama.
Tentukan Anggaran dengan Matang
Masalah anggaran merupakan keluhan paling umum dalam renovasi. Diskusikan rencana dengan pasangan dan hindari mengambil pinjaman jika tidak mendesak. Siapkan dana darurat untuk mengantisipasi biaya tak terduga yang sering muncul di tengah proses pembangunan.
Tetapkan Desain Sejak Awal
Perbedaan persepsi dengan pekerja bangunan bisa menimbulkan stres. Karena itu, tetapkan desain sejak awal dan pastikan setiap detail disepakati bersama agar hasil akhir sesuai harapan.
Pisahkan Barang-Barang ke Tempat Aman
Sebelum renovasi dimulai, pindahkan barang-barang penting ke ruang yang tidak terkena area kerja agar tidak rusak atau penuh debu. Hal ini juga membantu mengurangi kekacauan di dalam rumah.
Manfaatkan Waktu Libur
Jika ada kesempatan libur panjang, gunakan waktu tersebut untuk mengawasi renovasi. Kehadiran pemilik dapat mempercepat keputusan dan mencegah kesalahan teknis di lapangan.
Bangun Kerja Sama dengan Keluarga
Renovasi juga dapat menjadi momen mempererat hubungan keluarga. Bekerja sama dalam mengatur ruang, memilih material, hingga membersihkan rumah dapat menciptakan kesan kebersamaan.
Pertimbangkan untuk Mengungsi Sementara
Jika kondisi rumah sangat berantakan, tidak ada salahnya tinggal sementara di tempat lain. Menyewa kamar kos, tinggal di rumah keluarga, atau menginap di hotel selama beberapa hari dapat menjaga kenyamanan dan kesehatan mental.
Tetap Jalankan Rutinitas Sehari-hari
Jangan sampai renovasi menyita seluruh perhatian hingga mengabaikan kegiatan penting seperti pekerjaan, pendidikan anak, atau urusan dapur. Prioritaskan keseimbangan agar tidak kewalahan.
Tetap Fleksibel dan Realistis
Tidak ada renovasi yang berjalan sempurna. Selalu ada kemungkinan kekurangan material atau penyesuaian desain. Miliki sikap terbuka, fleksibel, dan terima hasil dengan bijak. Memilih material terbaik sejak awal dapat meminimalkan revisi di kemudian hari. (***)
Reporter : JP Group
Editor : FISKA JUANDA