Buka konten ini

JAKARTA (BP) – Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB), Gugum Ridho Putra, menggagas pembentukan aliansi partai politik yang fokus mendukung perjuangan rakyat Palestina. Menurutnya, dukungan terhadap kedaulatan Palestina harus diwujudkan melalui langkah nyata dan terorganisasi.
Gagasan tersebut disampaikan Gugum saat menghadiri acara bertajuk “Silaturahmi dan Diskusi Palestina” bersama Ketua Yayasan Persahabatan dan Studi Peradaban (YPSP), Syeikh Dr. Ahed Abu Al Atta, di Kantor DPP PBB, Jakarta Selatan, Selasa (28/10).
“Kami sangat menyambut baik pembentukan aliansi partai politik untuk mendukung rakyat Palestina. Dalam waktu dekat, kami akan menjalin komunikasi dengan partai-partai lain agar gerakan ini dapat terwujud,” ujar Gugum.
Ia menambahkan, PBB telah mengambil langkah konkret dengan membentuk bidang khusus yang menangani isu Palestina di internal partai. Melalui bidang tersebut, PBB berkomitmen untuk terus menggelorakan dukungan terhadap kemerdekaan Palestina sebagaimana amanat konstitusi.
“Alhamdulillah, di PBB sudah ada Bidang Isu Palestina, Keumatan, dan Dunia Islam. Ini menjadi bentuk nyata dukungan kami,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal PBB Yuri Kemal Fadlullah menegaskan agar inisiatif ini tidak dimanfaatkan untuk kepentingan politik sesaat. Ia menyebut pihaknya akan mengomunikasikan rencana pembentukan komite lintas partai pro Palestina kepada sejumlah sekjen partai politik agar dapat segera direalisasikan.
“Jangan sampai niat yang mulia ini digunakan untuk pencitraan atau kepentingan politik,” tegas Yuri.
Dalam kesempatan yang sama, Syeikh Ahed Abu Al Atta menyoroti berlanjutnya penjajahan Israel yang menimbulkan penderitaan mendalam bagi rakyat Palestina, khususnya di Jalur Gaza. Ia menyebut kondisi itu sebagai fase baru dari penindasan dan genosida.
“Situasi berdarah ini menunjukkan keberpihakan terang-terangan negara-negara Barat terhadap penjajahan, sementara dunia internasional memilih diam atas penderitaan rakyat Palestina,” ujarnya.
Meski demikian, ia mengaku optimistis karena dukungan terhadap perjuangan Palestina kini mulai tumbuh dari berbagai elemen masyarakat sipil dan lembaga resmi di banyak negara.
Menurutnya, partai politik di negara merdeka, termasuk Indonesia, memiliki tanggung jawab moral untuk memperkuat gerakan politik yang berpihak pada kemerdekaan Palestina.
“Karena itu, YPSP mengusulkan dua hal kepada PBB: pertama, membentuk Komite Palestina di internal partai, dan kedua, menggagas aliansi partai-partai politik Indonesia untuk mendukung perjuangan rakyat Palestina,” pungkas Syeikh Ahed. (***)
Reporter : JP GROUP
Editor : PUTUT ARIYO