Buka konten ini

JAKARTA (BP) – Dunia perfilman Tanah Air berduka. Gunawan Paggaru, sutradara sekaligus penulis naskah film Tanah Air, meninggal dunia pada Senin (27/10) dalam usia 63 tahun.
Kabar duka ini disampaikan oleh Evry Joe, Direktur Rumah Film Indonesia yang juga Ketua Humas Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI).
“Gunawan Paggaru meninggal dunia pada hari ini. Beliau mengawali karier sebagai sutradara dan pernah menjabat sebagai Ketua Umum Badan Perfilman Indonesia (BPI). Saya, Evry Joe, mengucapkan bela sungkawa sedalam-dalamnya,” kataEvry Joe, Senin (27/10).
Evry Joe juga mendoakan agar seluruh amal kebaikan mendiang diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan.
“Semoga amal dan kebaikan beliau diterima, dan dosa-dosanya diampuni. Keluarga yang ditinggalkan semoga diberi kekuatan,” tuturnya.
Kabar wafatnya Gunawan Paggaru juga beredar luas melalui pesan singkat di kalangan insan film.
Dalam keterangan pihak keluarga disebutkan, almarhum meninggal dunia pada Senin (27/10) dan disemayamkan di rumah duka di Jalan Rambutan 3 No.36 11, RT 11/RW 8, Pondok Kelapa, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur.
Gunawan Paggaru dikenal sebagai salah satu sosok penting dalam industri film Indonesia.
Ia mengawali kariernya sebagai penulis naskah sebelum menekuni dunia penyutradaraan dan memimpin beberapa rumah produksi.
Pria kelahiran 17 Juni 1962 itu juga pernah bergabung dalam kelompok kerja film Teater Populer pimpinan Teguh Karya pada 1983.
Selama kariernya, Gunawan menggarap sejumlah film dan sinetron populer, di antaranya Issue, Syahadat Cinta, Mata Pena Mata Hati Raja Ali Haji, dan Danum Baputi: Penjaga Mata Air.
Ia juga pernah menyutradarai beberapa sinetron seperti Opera SMU, Bunga Perawan, Kugapai Cintamu, dan Arjuna Mencari Cinta. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : FISKA JUANDA