Buka konten ini

BINTAN (BP) – Angin kencang yang melanda Kabupaten Bintan selama empat hari terakhir menyebabkan 11 rumah warga rusak di empat kecamatan. Beberapa di antaranya bahkan roboh diterjang angin yang disertai hujan deras.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bintan, cuaca ekstrem mulai terjadi sejak Jumat (24/10) malam. Saat itu, empat rumah warga di Kecamatan Bintan Pesisir dan Bintan Timur dilaporkan rusak.
Di antaranya rumah milik Mulyadi di Desa Mapur, Kecamatan Bintan Pesisir, serta rumah Rayendra, Hironimus Rego, dan Edison Edo di wilayah Bintan Timur.
Kerusakan kembali terjadi pada Minggu (26/10). Dua rumah warga terdampak, yaitu rumah Laila di Desa Air Glubi, Kecamatan Bintan Pesisir, yang roboh ke laut, dan rumah Zainal di Kampung Sei Enam Laut, Kecamatan Bintan Timur.
Puncaknya terjadi di hari Senin (27/10) dini hari. Lima rumah warga di tiga kecamatan rusak, di antaranya milik Mariam di Perumahan Kijang Permai dan Hasinah di Kampung Melayu Keke, Bintan Timur.
Sementara di Kecamatan Seri Kuala Lobam, rumah Botri dan Irwan Irhamsyah mengalami kerusakan di bagian atap. Adapun satu rumah lainnya milik Jakfar di Desa Mantang Besar, Kecamatan Mantang, juga terdampak.
“Total ada 11 rumah warga yang rusak akibat terjangan angin kencang sejak Jumat malam,” ujar Sekretaris BPBD Bintan, Agus Ariyadi, mewakili Kepala Pelaksana BPBD Bintan, Ramlah, Senin (27/10).
Menurutnya, kerusakan paling parah terjadi di Desa Air Glubi, Desa Mantang Besar, dan Kampung Melayu Keke. Sebagian besar rumah mengalami kerusakan di bagian atap dapur, ruang tengah, hingga ruang tamu.
Mengetahui kondisi tersebut, Wakil Bupati Bintan, Deby Maryanti, turun langsung meninjau rumah warga yang rusak, Senin (27/10). Dalam kunjungannya, Deby menyerahkan bantuan darurat kepada para korban.
Ia meminta dinas terkait segera membantu perbaikan rumah-rumah warga yang terdampak, terutama yang rusak berat akibat angin dan pohon tumbang.
“Pemerintah daerah akan berupaya membantu agar rumah warga bisa segera diperbaiki,” ujar Deby.
Selain itu, Deby juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan.
“Kami mengingatkan warga agar berhati-hati saat beraktivitas di luar rumah. Khusus nelayan, sebelum melaut pastikan dulu kondisi cuaca dan gelombang aman,” pesannya. (*)
Reporter : SLAMET NOFASUSANTO
Editor : GALIH ADI SAPUTRO