Kamis, 2 April 2026

Silakan berlangganan untuk bisa membaca keseluruhan berita di Harian Batam Pos.

Baca Juga

Wagub Harap HIPMI Kepri Jadi Motor Penggerak Ekonomi Daerah

SEIBEDUK (BP) – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) berharap kepengurusan baru Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kepri di bawah kepemimpinan Louis Loi mampu menjadi mitra stra­tegis dalam memperkuat perekonomian daerah. Harapan itu disampaikan Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, saat menghadiri pelantikan pengurus baru HIPMI Kepri di Ballroom Hotel Wyndham Panbil, Batam, Jumat (24/10) malam.

Dalam sambutannya, Nyanyang menegaskan bahwa peran HIPMI sangat penting dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah, terutama melalui penciptaan lapangan kerja dan pengembangan usaha berbasis potensi lokal.

“Kami menaruh harapan besar kepada pengurus baru HIPMI Kepri agar menjadi motor penggerak ekonomi yang inklusif dan berkeadilan di seluruh wilayah Kepri,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa pertumbuhan ekonomi tidak boleh hanya terpusat di Batam, tetapi juga harus menyentuh pulau-pulau lain seperti Natuna, Anambas, Lingga, dan Karimun.
“Setiap daerah punya potensi besar. Pengusaha muda harus berani turun tangan untuk mengolahnya menjadi peluang usaha yang nyata,” katanya.

Menurut dia, dukungan dari Bank Himbara dan program Tapera yang difasilitasi oleh
pemerintah pusat akan menjadi tambahan energi bagi HIPMI dalam mendorong tumbuhnya wirausaha baru. “Kami ingin HIPMI menjadi bagian dari solusi untuk memperkuat ketahanan ekonomi daerah,” imbuhnya.

Menurutnya, Pemprov Kepri siap mendukung langkah-langkah konkret HIPMI melalui kemudahan perizinan dan fasilitasi investasi, terutama di wilayah kepulauan. “Kami ingin HIPMI hadir bukan hanya di ruang rapat, tapi juga di lapangan, ikut membangun daerah,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum BPP HIPMI, Akbar Himawan Buchari, memperkenalkan program Modal Bisnis Gotong Royong (MBG) dan Koperasi Merah Putih yang diinisiasi BPP HIPMI untuk memperkuat kolaborasi antar pengusaha muda. “Program ini harus mampu memberikan nilai tambah bagi ekonomi daerah dan membantu menciptakan lapangan kerja baru,” ujarnya.

Akbar menilai, HIPMI Kepri memiliki potensi besar karena wilayah ini menjadi pintu gerbang ekonomi Indonesia di kawasan barat. “Dengan jaringan dan sumber daya yang ada, HIPMI Kepri bisa menjadi contoh kolaborasi pengusaha muda yang berorientasi hasil,” katanya.

Sementara itu, Ketua Umum BPD HIPMI Kepri, Louis Loi, menyatakan siap melanjutkan amanah tersebut. Ia menegaskan HIPMI Kepri akan bersinergi dengan pemerintah dan menjalankan program-program nasional yang selaras dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

“Pelantikan ini bukan akhir, melainkan awal perjuangan kita bersama. HIPMI Kepri akan menjadi wadah kolaborasi untuk memperkuat ekonomi lokal,” ujar Louis.
Louis juga menekankan keterbukaan HIPMI bagi semua kalangan pengusaha, termasuk pelaku UMKM. “Yang penting punya semangat wirausaha dan mau maju bersama. HIPMI harus hadir memberi manfaat bagi pengusaha muda dan masyarakat luas,” katanya.

Sebagai langkah awal, HIPMI Kepri menyiapkan sejumlah program unggulan, salah satunya Shibnifest, kegiatan tahunan yang akan dikemas dalam format baru untuk memperkuat jejaring bisnis antaranggota. “Kami ingin HIPMI tumbuh bersama daerah, menjadi wadah inovasi, dan bagian dari solusi pembangunan ekonomi Kepri,” tutup Louis. (*)

Reporter : Yashinta
Editor : Jamil Qasim