Buka konten ini


TANJUNGPINANG (BP) – Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Republik Indonesia, Wihaji, bersama Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad, meninjau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tanjungpinang, Kamis (23/10).
Wihaji menyatakan bahwa pihaknya akan memberikan perlakuan khusus bagi wilayah kepulauan agar distribusi program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan efektif. Selain itu, akan ada program khusus untuk daerah kepulauan, yakni Dahsyat (Dapur Anak Sehat Cegah Stunting).
“Program ini akan berkola-borasi dengan SPPG agar penya-luran pangan bergizi bisa menjangkau daerah-daerah yang selama ini sulit dijangkau karena keterbatasan transportasi,” kata Wihaji di Tanjungpinang.
Menurutnya, perlakuan khusus tersebut penting agar bahan makanan yang dikirim ke pulau-pulau tetap layak konsumsi dan tidak mengalami kendala distribusi. “Apalagi transportasi dan waktu pengiriman di pulau-pulau itu berbeda. Jadi, memang harus ada penanganan khusus supaya bahan pangan tidak basi dan tetap aman dikonsumsi,” sebutnya.
Selain itu, kata dia, seluruh ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD berhak mendapatkan manfaat program MBG selama di daerah tersebut sudah tersedia SPPG.
“Arahan Presiden sangat jelas, tidak boleh ada satu pun penerima manfaat yang terlewat, termasuk yang berada di pulau-pulau terpencil,” tambahnya.
Sementara itu, Gubernur Kepri Ansar Ahmad menegaskan bahwa Pemprov Kepri terus memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program MBG dan SPPG di daerahnya.
Ia menjelaskan, capaian Kepri saat ini sudah cukup baik, yakni telah mencapai sekitar 63 persen dengan 89 SPPG yang telah beroperasi di wilayah perkotaan.
“Kita bantu analisis dan dorong di berbagai sisi, bahkan pendamping keluarga pun kita berikan insentif agar mereka semangat menjalankan tugasnya,” ujar Ansar.
Ansar menambahkan, saat ini pihaknya tengah fokus mempercepat pembangunan SPPG di wilayah kepulauan. Ia menyampaikan apresiasi atas langkah Menteri Wihaji yang turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi di daerah.
“Kami bersyukur Pak Menteri mau blusukan seperti ini. Dengan begitu, beliau bisa memastikan program berjalan sesuai amanah Presiden agar tidak ada penerima manfaat yang terlewat,” pungkasnya. (*)
Reporter : Mohamad Ismail
Editor : RYAN AGUNG