Buka konten ini

BATAM (BP) – Sudah dua malam berturut-turut, ruas jalan dari Sukajadi menuju Kepri Mall gelap gulita. Lampu penerangan jalan umum (PJU) di kawasan tersebut padam total, membuat jalan utama yang biasanya terang kini berubah suram begitu malam tiba. Kondisi ini memicu keresahan warga dan pengguna jalan karena rawan kecelakaan hingga tindak kriminal.
“Tadi (kemarin) malam gelap sekali. Sudah sering padam di situ. Kami jadi khawatir kalau lewat malam-malam,” keluh Indah, warga Lubukbaja, Selasa (21/10).
Hal serupa disampaikan Yuli, warga Batam Kota. Ia mengaku padamnya PJU di jalur utama itu membuat pengendara harus ekstra hati-hati, terutama karena arus lalu lintas di kawasan tersebut cukup padat hingga larut malam.
“Apalagi banyak kendaraan melintas dengan kecepatan tinggi. Kalau lampu padam begini, bahaya sekali. Sudah beberapa kali saya lihat motor hampir bersenggolan karena tak kelihatan,” ujarnya.
Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Bidang PJU Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Batam, Kukuk, memastikan pihaknya telah menurunkan tim teknis untuk memperbaiki gangguan di lokasi.
“Sudah kami tangani tadi malam. Semoga aman hari ini dan seterusnya. Masalahnya karena jaringan ada yang short,” ujarnya saat dikonfirmasi Batam Pos.
Kukuk menjelaskan, gangguan jaringan PJU kerap terjadi saat musim hujan. Kabel bawah tanah yang lembap atau terkelupas bisa memicu korsleting hingga menyebabkan lampu padam.
“Kalau sudah hujan-hujan begini memang sering muncul masalah. Kadang ada kabel yang luka atau terkena air,” jelasnya.
Ia menegaskan, DBMSDA Batam terus melakukan patroli rutin untuk memastikan jaringan PJU berfungsi optimal di seluruh wilayah kota. Masyarakat juga diimbau aktif melaporkan jika menemukan titik lampu padam melalui kanal pengaduan resmi atau media sosial DBMSDA.
“Kami harap warga ikut berperan aktif. Semakin cepat dilaporkan, semakin cepat bisa kami tangani,” kata Kukuk. (*)
Reporter : Rengga Yuliandra
Editor : RATNA IRTATIK