Kamis, 2 April 2026

Silakan berlangganan untuk bisa membaca keseluruhan berita di Harian Batam Pos.

Baca Juga

Rp1,7 Triliun Hasil Korupsi Kembali ke Negara

43 Kasus Terungkap Setahun Pemerintahan Prabowo

JAKARTA (BP) – Dalam satu tahun masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, aparat penegak hukum dilaporkan telah mengembalikan uang negara sebesar Rp1,7 triliun dari para terpidana kasus korupsi.

Hal itu terungkap dalam laporan riset yang dikeluarkan NEXT Indonesia Research & Publications, Sabtu (18/10).
Dalam laporan itu, uang negara Rp1,7 triliun berasal dari rampasan hasil korupsi, lelang barang rampasan, dan penguasaan kembali kawasan hutan.

NEXT Indonesia juga mencatat, selama setahun peme­rintahan berjalan, Prabowo gencar memburu koruptor. Tercatat ada 43 kasus korupsi ditangani Kejaksaan Agung dan KPK.
”Dari pemberantasan korupsi ini Kabinet Merah Putih dalam setahun terakhir mampu menekan kerugian negara hingga Rp320,4 triliun,” tulis laporan NEXT Indonesia.

Selain itu, kasus terbesar yang telah diungkap aparat penegak hukum adalah korupsi tata kelola minyak mentah di lingkungan kelompok usaha PT Pertamina (Persero).
Nilai kerugian dari kasus yang terjadi pada periode 2018-2023 tersebut sebanyak Rp285 triliun.

Selain itu, Riset NEXT menyoroti capaian penting di sektor ketenagakerjaan. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada Februari 2025 tercatat 4,76%, level terendah sejak 1995. Dari total 153,05 juta angkatan kerja, sebanyak 145,77 juta orang telah bekerja.

”Turunnya tingkat kemiskinan selaras dengan menciutnya tingkat pengangguran terbuka. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan tingkat pengangguran terbuka (TPT) pada Februari 2025 mencapai 4,76%. Ini adalah angka terendah dalam 30 tahun terakhir atau sejak tahun 1995 yang mencapai 7,42%,” lanjut laporan tersebut.

Di sisi lain, NEXT juga mencatat, 31,2 juta anak telah menikmati manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan oleh Badan Gizi Nasional.
Di bidang pendidikan, 165 Sekolah Rakyat kini berope­rasi dengan total 15.370 siswa dari keluarga prasejahtera.

”Presiden Prabowo menargetkan 100 sekolah baru setiap tahunnya, terutama di wilayah kantong-kantong masyarakat yang ekonominya paling lemah. Program juga diarahkan agar menjangkau lapisan mene­ngah ke bawah,” tulis NEXT.

Sementara itu, 83.132 Kope­rasi Desa Merah Putih telah berdiri di seluruh Indonesia, dengan lebih dari 1 juta anggota aktif, memperkuat ekonomi desa dari bawah.

Di sektor kesehatan, program Cek Kesehatan Gratis (CKG) telah menjangkau 46,2 juta warga di 38 provinsi, menjadi pondasi penting dalam pembangunan sumber daya manusia.
Prabowo kerap menegaskan komitmennya dalam menegakkan hukum dan memberantas korupsi di Indonesia.

Salah satunya pada momen dialog bersama Chairman and Editor-in-Chief Forbes Media, Steve Forbes, pada ajang Forbes Global CEO Conference 2025 yang berlangsung di Hotel The St Regis, Jakarta, Rabu (15/10).

Prabowo menyebut bahwa korupsi merupakan “penyakit berbahaya” yang dapat menghancurkan negara jika tidak ditangani dengan tegas.

”Menurut saya, korupsi adalah penyakit. Ketika sudah mencapai stadium 4 seperti kanker, akan sangat sulit disembuhkan. Dalam sejarah, korupsi bisa menghancurkan negara, bangsa, dan rezim. Jadi, ya, saya bertekad untuk memberantas korupsi,” ujar Prabowo. (*)

Reporter : JP GROUP
Editor : Alfian Lumban Gaol