Rabu, 1 April 2026

Silakan berlangganan untuk bisa membaca keseluruhan berita di Harian Batam Pos.

Baca Juga

Dari Dapur Jadi Peluang

Momakens.bake, Cerita Ibu Rumah Tangga yang Produktif di Waktu Luang

owner momakens.bake,
Jeanny Agustin Wijay

Waktu luang bagi sebagian orang mungkin hanya diisi dengan rebahan atau bermain gawai. Tapi tidak bagi Jeanny Agustin Wijaya. Ibu rumah tangga berusia 27 tahun ini justru menjadikan waktu kosongnya sebagai ladang rezeki.

Saya awalnya cuma iseng baking sambil nunggu anak pulang sekolah. Awalnya buat konsumsi pribadi aja, cerita perempuan yang akrab disapa Jean itu, mengenang awal mula usahanya pada 27 Juli 2025.

Saat itu, anak semata wayangnya baru berusia satu setengah tahun. Jean belum memperbolehkan anaknya makan camilan di luar rumah. Ia pun memilih membuat sendiri snack rumahan yang lebih sehat tanpa bahan pengawet, pewarna, atau emulsifier.

Tanpa disangka, kue buatannya menarik perhatian banyak teman di media sosial. ”Saya posting di Instagram pribadi, eh banyak yang minat dan minta dibikinkan juga. Waktu itu langsung habis delapan box tiramisu, bahkan masih banyak yang nggak kebagian,” kenangnya sambil tersenyum.

Dari situlah Jean mulai menerima pre-order (PO) pertamanya pada 30 Juli 2025. Menu awalnya antara lain Classic Tiramisu, Matcha-Misu, dan Banana Cake. Ia lalu membuat akun khusus bernama @momakens.bake, terinspirasi dari nama anaknya, Kendrick, lengkap dengan logo bergambar ibu dan anak dalam satu bingkai.

”Ilmu baking saya banyak dari mama. Sejak kecil sering bantu beliau bikin kue, kadang untuk dijual saat hari besar,” tutur Jean.
Selain dari sang ibu, Jean juga belajar otodidak lewat YouTube, TikTok, dan membaca feedback pelanggan yang kemudian ia jadikan bahan evaluasi untuk meningkatkan rasa dan tampilan produknya.

Kini, setiap Rabu dan Jumat, Jean rutin membuka PO, sedangkan hari Senin digunakan untuk belanja bahan. Dalam satu kali PO, ia bisa menerima pesanan hingga 60 potong Bolu Ketan Hitam isi Cream Cheese. Saat peluncuran Banana Cake Loaf ukuran 22x13x6 cm, pesanan langsung menembus 20 loyang, semuanya dikerjakan seorang diri di rumah.

Berikut beberapa menu yang tersedia di Momakens.bake:
Classic Tiramisu (Rp55 ribu)
Matcha-Misu (Rp60 ribu)
Burnt Cheesecake (Rp55 ribu)
Callebaut Fudgy Brownies (Rp45 ribu)
Bolu Ketan Hitam isi Cream Cheese (Rp55 ribu)
Banana Pudding (Rp45 ribu)
Soft Baked Cookies (Rp55 ribu)
Banana Cake Loaf (Rp150 ribu)

Produk best seller saat ini masih dipegang oleh tiga menu utama: Classic Tiramisu, Bolu Ketan Hitam isi Cream Cheese, dan Banana Cake Loaf.

Untuk memulai bisnis ini, Jean mengeluarkan modal awal sekitar Rp1,2 juta. Biaya terbesar berasal dari bahan premium seperti cokelat Callebaut seberat 2,5 kg seharga Rp930 ribu dan vanilla extract asli, ditambah butter serta bahan pendukung lainnya.
”Omzetnya tergantung jumlah pelanggan yang ikut PO. Kadang ramai, kadang sepi. Tapi sejauh ini lumayan membantu,” ujarnya.

Pelanggan dapat memesan lewat DM Instagram @momakens.bake. Meski sudah punya pelanggan tetap, Jean tetap menghadapi pasang surut. ”Suka dighosting juga sama calon pembeli. Tapi ya itu bagian dari proses. Jangan takut mulai, kalau nggak dicoba kita nggak akan tahu hasilnya,” ucapnya mantap.

Ke depan, Jean bercita-cita memiliki outlet sendiri agar bisa menjangkau lebih banyak pelanggan dan memperluas varian menu. Ia berharap, brand kecil yang dirintis dari dapur rumah ini bisa semakin dikenal dan dipercaya banyak orang.
Saya pastikan, setiap produk Momakens.bake dibuat sepenuh hati. Karena saya ingin pelanggan merasa puas setelah mencobanya, tutup Jean. (***)

Reporter : TIA CAHYA NURANI
Editor : JAMIL QASIM