Buka konten ini

GALANG (BP) – Suasana Bukit Karmel, Galang, mendadak gempar, Kamis (16/10) sore. Seorang pria ditemukan tewas tergantung di atas pohon di kawasan semak belukar sekitar Bumi Bismillah. Belakangan diketahui, korban bernama Siswanto, 47 tahun, warga Punggur Kaveling Lama, yang sebelumnya dilaporkan hilang sejak sebulan lalu.
Kapolsek Galang, Iptu Hendrizal, membenarkan penemuan jasad tersebut. Ia mengatakan, identitas korban sesuai dengan laporan orang hilang yang dibuat pihak keluarga pada 11 September 2025.
“Benar, korban ini adalah Siswanto yang sebelumnya masuk dalam laporan orang hilang di wilayah Batam. Identitas dan ciri-cirinya cocok dengan laporan keluarganya,” ujar Hendrizal, Jumat (17/10).
Penemuan itu bermula dari laporan seorang warga yang sedang memancing di sekitar Bukit Karmel. Warga tersebut mencurigai adanya sepeda motor Honda Scoopy merah-hitam terparkir di dalam semak-semak tanpa pemilik.
“Saat warga mendekat, tercium bau busuk menyengat. Warga itu lalu melapor ke Polsek Galang,” jelas Hendrizal.
Polisi bersama warga kemudian mendatangi lokasi. Tak jauh dari motor korban yang berpelat BP 2922 PR, petugas menemukan korban tergantung di atas pohon. Kondisinya sudah membengkak dan membusuk.
“Diperkirakan korban sudah meninggal lebih dari dua hari sebelum ditemukan,” kata Hendrizal.
Proses evakuasi berlangsung cukup lama karena posisi korban berada di area semak belukar yang sulit dijangkau. Polisi bersama tim Inafis mengevakuasi jasad korban dengan hati-hati sebelum dibawa ke RS Bhayangkara Polda Kepri untuk autopsi.
Keluarga korban yang dihubungi pihak kepolisian membenarkan bahwa Siswanto terakhir terlihat pada Kamis, 11 September 2025, sekitar pukul 06.30 WIB, saat berpamitan berangkat kerja. Namun, pihak perusahaan menyebut korban tidak pernah masuk kerja hari itu, dan sejak pagi ponselnya tidak aktif.
“Saat keluar rumah, korban memakai baju kerja wearpack biru bertuliskan ‘AUSTIN’, membawa tas ransel hitam, dan mengendarai Honda Scoopy merah-hitam, sepeda motor yang ditemukan di lokasi,” kata Hendrizal.
Polisi kini masih menunggu hasil autopsi untuk memastikan penyebab kematian.
“Kami belum bisa simpulkan apakah ini murni bunuh diri atau ada unsur lain. Semua masih diselidiki,” ujar Hendrizal.
Penemuan ini membuat keluarga korban terpukul. Mereka telah mencari keberadaan Siswanto selama sebulan terakhir. Warga sekitar Bukit Karmel pun mengaku terkejut dengan kejadian tersebut.
“Beberapa hari sebelumnya, kami sempat lihat motor itu di semak-semak, tapi tidak curiga. Baru sadar setelah bau busuk menyengat,” ujar seorang warga. (***)
Reporter : Eusebius Sara
Editor : RATNA IRTATIK