Buka konten ini

JAKARTA (BP) – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mencatat, pembiayaan yang disalurkan kepada UMKM mencapai Rp52,01 triliun hingga Juni 2025, tumbuh sebesar 9,01 persen (year on year/yoy) apabila dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Sementara itu, pembiayaan inklusif makroprudensial BSI mencapai Rp98,5 triliun pada periode yang sama tahun ini.
Direktur Retail Banking BSI, Kemas Erwan Husainy, dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Rabu (15/10), menyatakan bahwa BSI memperkuat UMKM sebagai tulang punggung ekonomi dengan mendorong peningkatan kapasitas agar naik kelas dan berdaya saing global.
“UMKM ini menjadi salah satu tulang punggung ekonomi. Untuk itu BSI akan ambil peran tidak hanya menyalurkan pembiayaan, namun lebih ke mendorong kapasitas dan kapabilitas usaha UMKM agar naik kelas sehingga mampu bersaing hingga kancah global,” kata Erwan.
Optimisme ini didukung oleh partisipasi aktif BSI dalam berbagai event internasional yang melibatkan pelaku UMKM binaan, diharapkan dapat membuka akses pasar ekspor.
Ke depan, segmen UMKM akan menjadi salah satu fokus utama pertumbuhan bisnis ritel, seiring dengan penguatan transformasi digital untuk mendorong peningkatan transaksi dan efisiensi usaha.
Segmen UMKM menjadi prioritas BSI dalam mengakselerasi pertumbuhan ekosistem halal dan ekosistem ekonomi Islam. Upaya tersebut diwujudkan melalui pendampingan usaha, literasi keuangan syariah, serta penyaluran pembiayaan sesuai karakteristik dan skala usaha.
Perseroan mendampingi nasabah mikro, baik yang belum bankable maupun yang telah mapan, untuk menggerakkan ekonomi berbasis kerakyatan agar naik kelas, memperluas akses pasar, dan membuka peluang permodalan syariah.
Selain itu, BSI menghadirkan berbagai inisiatif pengembangan seperti BSI UMKM Center sebagai wadah pembinaan dan peningkatan kapasitas usaha.
Melalui kegiatan business matching, BSI mempertemukan pelaku UMKM dengan potential buyers, memfasilitasi sertifikasi halal, serta menyediakan akses pembiayaan syariah sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan usaha.
BSI juga mengembangkan program inkubasi wirausaha melalui BSI Talenta Wirausaha dan BSI Aceh Muslimpreneur untuk mencetak generasi pengusaha muda. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : GUSTIA BENNY