Buka konten ini

BERTEPATAN dengan Hari Jadi ke-26 Kabupaten Karimun, Bupati Karimun Iskandarsyah meresmikan Pelabuhan Bongkar Muat di Pulau Buru, Kecamatan Buru, Minggu (12/10). Pembangunan pelabuhan senilai Rp3,5 miliar ini bersumber dari dana alokasi khusus (DAK).
Iskandarsyah mengatakan, hadirnya pelabuhan ini diharapkan menjadi penopang utama kelancaran arus barang di wilayah kepulauan Karimun, khususnya bagi masyarakat Buru dan sekitarnya.
“Keberadaan pelabuhan bongkar muat, terutama untuk logistik, akan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah. Manfaatnya sangat signifikan dan bersifat multidimensi, karena pelabuhan adalah pintu gerbang utama aktivitas ekonomi,” ujarnya kepada Batam Pos.
Menurutnya, pelabuhan ini akan meningkatkan efisiensi jalur distribusi logistik. Kapal yang membawa berbagai kebutuhan pokok kini dapat langsung melakukan bongkar muat tanpa harus transit di pelabuhan lain.
“Dengan begitu, rantai distribusi yang panjang dan mahal bisa dipangkas. Biaya logistik bisa ditekan, sementara pasokan kebutuhan masyarakat menjadi lebih cepat dan terjamin,” papar Iskandarsyah.
Selain menekan biaya distribusi, keberadaan pelabuhan ini juga diyakini dapat menjaga stabilitas harga barang dan mencegah kelangkaan di wilayah kepulauan.
Bupati juga berharap aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Buru terus meningkat, terutama untuk kebutuhan pangan dan barang penting lainnya.
“Untuk nama pelabuhan memang belum ditetapkan. Saya sudah meminta tokoh adat dan masyarakat Buru untuk memberikan usulan nama agar lebih dikenal luas,” tutupnya. (***)
Reporter : MOHAMAD ISMAIL
Editor : GALIH ADI SAPUTRO