Artikel ini hanya untuk member
MOTEGI – Honda menunjukkan peningkatan performa di Grand Prix Jepang akhir pekan lalu. Salah satu pembalapnya, Joan Mir, mencatatkan waktu tercepat kedua saat kualifikasi. Pembalap tim pabrikan Honda HRC Castrol itu kemudian finis keempat saat sprint. Dia lalu menempati posisi ketiga pada balapan utama di Sirkuit Motegi.
Itu jadi podium pertama bagi Mir sejak bergabung dengan Honda pada 2023 silam. Padahal, sebelumnya, juara dunia MotoGP 2020 itu lebih banyak gagal finis. Sepanjang musim ini, dia hanya enam kali menyelesaikan balapan dan sepuluh kali retired.
“Untuk mencapai hasil ini kami harus melalui perjalanan panjang dan rumit. Jauh lebih sulit dari yang saya perkirakan, penuh kerja keras dan keraguan,” kata Mir dikutip dari GPOne.
“Akhirnya kami berhasil mengakhiri akhir pekan seperti ini, berjuang untuk posisi pole, sprint, dan podium. Luar biasa, saya tidak bisa meminta lebih,’’ ujarnya.
Marini Juga Kompetitif
Sejumlah pembalap Honda lain juga cukup kompetitif. Marini berada di posisi ketujuh saat sprint meski gagal finis saat balapan utama. Lalu, pembalap LCR, Johann Zarco finis di posisi sembilan.
“Sejak saya mencoba motor baru ini, performanya bagus. Kami bisa mencatatkan waktu yang baik dan secara keseluruhan cukup konsisten,” kata Zarco dikutip dari Crash.
Seperti dilaporkan The Race, Honda memang membawa sejumlah upgrade di Motegi, diantaranya sasis baru dan lengan ayun karbon yang lebih ringan. Meski Mir dan Marini menilai pembaruan itu tidak berpengaruh besar, tapi motor RC213V tampak solid di berbagai aspek, mulai dari traksi, grip, hingga kecepatan maksimum yang sebelumnya menjadi kelemahan.
“Kami telah meningkatkan aerodinamika dan koneksi dengan ban belakang, tapi kami masih perlu memperbaiki pengereman dan saat masuk ke tikungan,” kata Mir.
“Kami harus memperbaikinya. Karena sebelumnya motor ini sangat bagus di area itu. Semoga kami bisa membuat motor menikung lebih baik, dan hasilnya akan sangat baik,’’ timpalnya. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : putut arIyo