Buka konten ini
JAKARTA(BP) – Pertamina terus meningkatkan kapasitas dan kemampuan produksi penyediaan energi nasional. Hal itu diwujudkan melalui pembangunan kilang. Salah satu yang baru beroperasi adalah Kilang Balongan yang memiliki empat tangki dengan kapasitas 29 ribu meter kubik.
Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Fadjar Djoko Santoso mengatakan, terus meningkatkan kapasitas produksi kilang nasional untuk memastikan pasokan BBM dan LPG dalam negeri aman. ”Pertamina juga mendukung pemerintah dalam mengurangi beban devisa negara, sekaligus membuka lapangan kerja bagi sumber daya manusia (SDM) di wilayah Pertamina beroperasi,” ujarnya di Jakarta kemarin (30/9).
Selesainya Kilang Balongan, menambah deretan infrastruktur produksi minyak yang siap menyuplai energi. Ada empat unit tangki baru di Kilang Balongan, masing-masing berkapasitas 29 ribu meter kubik. Kehadiran tangki ini menambah fleksibilitas Kilang Balongan dalam pengelolaan inventori BBM.
”Selain proses pengolahan minyak mentah menjadi produk BBM dan Non-BBM, hal lain yang juga tak kalah pentingnya dalam operasional kilang adalah manajemen inventori, baik terkait bahan bakunya, juga produk yang dihasilkan,” ujar Pjs Corporate Secretary KPI Milla Suciyani.
Milla menuturkan, Kilang Balongan kini mengoperasikan lebih dari 70 tangki bahan baku dan produk, dengan peran strategis dalam memasok BBM ke wilayah Jakarta, Banten, dan sebagian Jawa Barat. Penyaluran produk dilakukan melalui jaringan pipa maupun kapal.
”Kami yakin, produk dalam negeri memiliki kualitas yang memadai dalam industri migas. Penggunaan produk dalam negeri mencapai angka sekitar 58 persen dari target awal di angka 56 persen. Ini merupakan salah satu cara KPI memberikan efek multiplier kepada banyak pihak,” terangnya (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : PUTUT ARIYO