Buka konten ini
BATUAMPAR (BP) – Bea Cukai Batam menggelar inspeksi mendadak (sidak) terhadap barang-barang impor jalur hijau di Pelabuhan Batuampar, Selasa (30/9). Pemeriksaan yang dipimpin langsung Kepala BC Batam, Zaky Firmansyah, Kegiatan ini diklaim sebagai tindak lanjut instruksi Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa.
Kepala Bidang Kepatuhan dan Layanan Informasi (BKLI) Bea Cukai Batam, Evi Oktavia, membenarkan adanya pemeriksaan tersebut.
“Kegiatannya pemeriksaan bersama dan prosedur normal,” kata Evi.
Evi mengatakan, pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kelancaran arus barang sekaligus menguji kesigapan pegawai Bea Cukai dalam menangani proses pemeriksaan. “Jadi hanya spot check prosedur saja. Bukan tegahan,” ucapnya.
Selain pemeriksaan rutin, Bea Cukai Batam juga menyiapkan strategi menghadapi potensi lonjakan penyelundupan menjelang akhir tahun. Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai Batam, Muhtadi, mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan analisa dan strategi intelijen.
“Akhir tahun kita sudah siap mengatasi (banyaknya penyelundupan) ini. Baik itu analisa, strategi inteligent dan SDM,” ujarnya.
Muhtadi menambahkan, satgas penyelundupan juga disebar di seluruh pintu masuk Batam, mulai dari jalur laut, darat, hingga logistik barang kiriman.
“Mereka (penyelundup) pasti mencari bagaimana caranya. Ini sudah kita persiapkan,” katanya.
Menurutnya, maraknya upaya penyelundupan pada akhir tahun biasanya dipicu meningkatnya permintaan barang konsumsi impor. Kondisi ini sering dimanfaatkan pelaku untuk meraih keuntungan besar dengan menghindari pajak.
“Akhir tahun itu ekonomi bergerak, banyak kegiatan. Seperti permintaan barang konsumsi impor akan meningkat,” ujarnya. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : FISKA JUANDA