Buka konten ini

SAGULUNG (BP) – Warga Kaveling Bukit Melati I, RT 04/RW 06, Kelurahan Sei Pelunggut, Kecamatan Sagulung, dikejutkan kobaran api yang meludeskan tiga unit rumah mes karyawan PT Naga Tata Mestika, Rabu (3/9) sekitar pukul 11.30 WIB. Perusahaan tersebut diketahui sebagai subkontraktor di galangan kapal PT Marcopolo.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam musibah itu. Namun, kerugian materi ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
Kebakaran terjadi saat para penghuni mes sedang bekerja di galangan kapal. Api diduga berasal dari korsleting listrik di bagian tengah bangunan. Dalam hitungan menit, api membesar dan melalap seluruh isi rumah mes. Warga sekitar yang panik berusaha memberikan pertolongan seadanya.
“Apinya dari tengah mes itu. Langsung besar, dan kami tak bisa berbuat banyak karena pintu terkunci,” ujar seorang warga di lokasi. Upaya pemadaman manual tidak membuahkan hasil lantaran api kian membesar.
Bangunan mes yang terbuat dari material mudah terbakar membuat api cepat merembet. Dua unit mes lain di kiri dan kanan ikut habis terbakar. Satu unit mes di sisi kiri berhasil diselamatkan setelah armada pemadam kebakaran tiba dan melakukan pemadaman cepat.
Selain bangunan, satu unit sepeda motor yang terparkir di dalam mes juga ludes. Tiga motor lain yang berada di luar berhasil diselamatkan siswa SMKN 11, yang sekolahnya berdekatan dengan lokasi kejadian.
Seorang warga bernama Wawan mengaku lega rumahnya tidak ikut terbakar. “Kalau damkar lambat, mungkin rumah saya juga habis,” ucapnya masih dengan wajah shock.
Iqbal, koordinator penghuni mes, mengatakan ia dan 13 rekannya tidak mengetahui persis penyebab kebakaran. “Kami baru tahu setelah dapat informasi dari warga. Begitu sampai, tiga unit mes beserta isinya dan satu motor karyawan sudah ludes,” ujarnya sedih.
Camat Sagulung, Harfie, bersama Kapolsek Sagulung, Iptu Husnul, turun langsung ke lokasi. Mereka memastikan penyelidikan dan pendataan kerugian sedang dilakukan pihak berwenang.
Kanit Reskrim Polsek Sagulung, Iptu Anwar Aris, menyebutkan kebakaran diduga dipicu korsleting listrik. “Saat ini masih kami dalami. Yang jelas, tidak ada korban jiwa atau luka. Hanya kerugian materi cukup besar,” tegasnya. (*)
Reporter : Eusebius Sara
Editor : RATNA IRTATIK