Buka konten ini

BATAM KOTA (BP) – Polresta Barelang menggelar sosialisasi Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang (PP-TPPO), Selasa (26/8). Kegiatan ini dihadiri Kepala Biro Perencanaan dan Administrasi (Karo Renmin) Staf Utama Operasi (Stamaops Polri), Brigjen Puji Santosa.
Dalam arahannya, Brigjen Puji menekankan pentingnya peningkatan kapasitas personel Polri dalam mendeteksi, mencegah, hingga menangani kasus TPPO.
“Wilayah Kepri memiliki posisi strategis sekaligus rawan dijadikan jalur perdagangan orang. Karena itu, diperlukan langkah nyata dan sinergi kuat antarinstansi untuk menekan angka kasus TPPO,” ujarnya.
Ia menambahkan, sosialisasi ini tidak hanya menyentuh aspek pencegahan, tetapi juga penguatan penindakan hukum terhadap pelaku.
“Kita harapkan Polresta Barelang dan sekitarnya lebih sigap, responsif, serta bersinergi dalam memberantas TPPO demi terciptanya keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah perbatasan,” tegasnya.
Kapolresta Barelang, Kombes Zaenal Arifin, menyampaikan apresiasi atas perhatian Mabes Polri terhadap isu perdagangan orang di wilayah perbatasan.
“Kami berkomitmen penuh mendukung Gugus Tugas PP-TPPO dan memperkuat sinergi dengan seluruh jajaran, baik Polda maupun Mabes Polri, agar penanganan kasus berjalan optimal,” ujarnya.
Sebagai langkah pencegahan, Polresta Barelang rutin turun ke masyarakat pesisir untuk memberikan edukasi mengenai modus TPPO. Salah satunya, tawaran pekerjaan bergaji besar di luar negeri tanpa prosedur resmi.
“Kami ingatkan masyarakat agar waspada terhadap iming-iming yang terkesan menggiurkan, namun justru bisa menjebak,” tutupnya. (***)
Reporter : Yofi Yuhendri
Editor : RATNA IRTATIK