Buka konten ini

Anambas (BP) – Dua warga Tarempa Barat, Desrianto, 49, dan putranya, Hibatullah Ariq, 11, mengalami momen menegangkan saat mencari ikan di perairan Batu Lepe, Tarempa Timur, Kecamatan Siantan, Minggu (24/8).
Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Anambas, Wira, menjelaskan, keduanya berangkat melaut menggunakan jongkong (perahu tradisional) dari kawasan Pasir Putih sekitar pukul 07.00 WIB.
Setelah beberapa jam memancing, sekitar pukul 11.45 WIB mereka memutuskan pulang.
“Namun, dalam perjalanan, perahu dihantam gelombang dari arah belakang hingga terbalik. Jangkar juga tersangkut di karang, membuat perahu tidak bisa bergerak,” kata Wira.
Beruntung, kejadian itu terlihat warga yang langsung melaporkan ke BPBD. Tim penyelamat pun segera menuju lokasi.
“Ketika kami tiba, korban bersama anaknya masih bertahan di atas perahu yang terbalik. Alhamdulillah, keduanya berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat,” ujarnya. Usai diselamatkan, Desrianto dan Ariq dibawa ke RSUD Tarempa untuk pemeriksaan medis.
“Kondisi mereka sehat dan langsung dipulangkan ke rumah. Sementara perahu masih berada di lokasi, menunggu evakuasi setelah air laut surut,” tambah Wira.
Ia mengingatkan masyarakat agar selalu memperhatikan kondisi cuaca sebelum melaut.
“Kalau cuaca tidak mendukung, lebih baik menunda keberangkatan demi keselamatan,” pesannya.
Sementara itu, Stasiun BMKG Tarempa merilis prakiraan cuaca sepekan ke depan. Hujan ringan disertai angin kencang diperkirakan masih akan melanda wilayah Anambas. Nelayan diminta meningkatkan kewaspadaan. (*)
Reporter : IHSAN IMADUDDIN
Editor : GALIH ADI SAPUTRO