Buka konten ini

JAKARTA (BP) – Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan hadir memberikan arahan khusus bagi guru dan kepala Sekolah Rakyat pada Jumat (22/8) di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Agenda ini menjadi penutup dari rangkaian pembekalan yang sebelumnya digelar Kementerian Sosial (Kemensos).
“Hari ini rangkaian pembekalan yang diselenggarakan Kemensos resmi berakhir. Besok, kegiatan akan dilanjutkan dengan pembekalan yang rencananya dihadiri langsung Bapak Presiden di Kemayoran,” ujar Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono usai menutup retret Pembekalan Guru dan Kepala Sekolah Rakyat tahap IC di Pusdiklatbangprof, Margaguna, Jakarta, Kamis (21/8).
Dalam arahannya, Agus menekankan pentingnya kepala sekolah dan guru Sekolah Rakyat membangun sistem pendidikan yang kokoh agar siswa bisa beradaptasi dengan pola asrama. Dengan demikian, kualitas pembelajaran dapat tercapai secara optimal.
“Pertama, kita perlu membangun sistem. Kedua, kita wajib memberikan pendidikan yang berkualitas, sehingga lulusan nantinya memiliki ilmu, karakter, dan keterampilan,” tegasnya.
Agus mengakui, tugas yang diemban guru dan kepala sekolah di Sekolah Rakyat tidaklah ringan. Namun, peran mereka sangat berarti dalam membantu anak-anak dari keluarga miskin maupun miskin ekstrem untuk memperoleh pendidikan yang layak. Pendidikan inilah yang diyakini mampu memutus rantai kemiskinan.
“Kalau orang tuanya miskin, anaknya tidak boleh ikut miskin. Sekolah Rakyat harus menjadi jembatan bagi anak-anak kurang mampu untuk meraih cita-cita, sekaligus memberi orang tua harapan baru,” lanjutnya.
Ia juga menyebutkan, ke depan Indonesia akan memiliki tiga model pendidikan: sekolah formal (SD hingga SMA), sekolah unggulan Garuda, dan Sekolah Rakyat yang diperuntukkan bagi keluarga miskin serta miskin ekstrem.
Sebagai tambahan, penutupan retret Pembekalan Guru dan Kepala Sekolah Rakyat ini dihadiri 55 kepala sekolah secara luring dan 970 guru melalui Zoom. Kegiatan berlangsung empat hari, sejak 18 hingga 21 Agustus 2025, dengan materi meliputi konsep Sekolah Rakyat, kedisiplinan, serta pendidikan karakter. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : PUTUT ARIYO