Buka konten ini

SAGULUNG (BP) – Sagulung kini menjadi salah satu pusat geliat ekonomi kerakyatan di Kota Batam. Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) terus bertumbuh pesat di berbagai sudut wilayah, mulai dari kuliner, minuman, fashion, hingga kebutuhan harian. Aktivitas ini tampak meramaikan pinggir jalan dan pusat perbelanjaan.
Pantauan Batam Pos di kawasan SP Plaza, Sagulung, akhir pekan lalu menunjukkan ratusan gerobak dan tenda usaha berjejer rapi dengan pembeli yang silih berganti. UMKM yang sebelumnya dianggap usaha sampingan kini telah menjadi penopang ekonomi ribuan keluarga.
Julia, pedagang minuman di SP Plaza, mengaku omzetnya bisa mencapai Rp400 ribu hanya dalam beberapa jam berjualan.
“Alhamdulillah, anak-anak sekolah bisa saya biayai dari usaha kecil ini,” ujarnya.
Pernyataan serupa disampaikan Didi, pedagang makanan yang bangkit dari keterpurukan pasca-pandemi berkat usahanya.
Geliat UMKM tidak hanya terlihat di SP Plaza. Mitra Mall, pasar Fanindo, Tunas Regency, hingga Marina City juga ramai menjadi pusat pertemuan warga sekaligus lokasi perputaran ekonomi. Lapak-lapak UMKM dengan harga terjangkau menjadi pilihan utama masyarakat.
Camat Sagulung, Muhammad Hafiz, menilai perkembangan UMKM di wilayahnya sangat signifikan. “Hampir di setiap sudut kecamatan, selalu terlihat aktivitas UMKM yang tumbuh dan hidup. Ini didukung demi ekonomi masyarakat, karena UMKM memang menjadi salah satu penopang utama,” ujarnya.
Sebagai bentuk dukungan, pihak kecamatan aktif memberikan pelatihan bagi UMKM pemula. Selain itu, pengurusan sertifikat halal gratis juga difasilitasi bekerja sama dengan lembaga terkait. “Sudah ribuan UMKM di Sagulung yang mendapat sertifikat halal gratis. Kita upayakan terus mendorong mereka,” kata Hafiz.
Menurut Hafiz, pembinaan teknis dan pemberdayaan UMKM menjadi ranah dinas terkait, namun kecamatan tetap berperan dalam pengawasan, pemantauan, serta mendukung pelatihan dan fasilitasi perizinan maupun sertifikasi.
Langkah ini diharapkan membuat UMKM di Sagulung lebih maju, tidak hanya sekadar bertahan. Sertifikat halal diyakini meningkatkan kepercayaan konsumen, terutama bagi pelaku usaha kuliner, sementara pelatihan diharapkan membuat pelaku UMKM siap bersaing.
Pemerintah Kota Batam sebelumnya menegaskan akan terus mendukung UMKM. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Batam, Ardiwinata, menilai geliat UMKM, khususnya kuliner, di Sagulung dan Batuaji sangat potensial untuk dikembangkan sejalan dengan sektor pariwisata.
Dengan dukungan penuh dari pemerintah, baik di tingkat kota maupun kecamatan, UMKM di Sagulung diyakini akan terus berkembang pesat, memperkuat ekonomi keluarga sekaligus menopang perekonomian daerah secara lebih luas. (*)
Reporter : Eusebius Sara
Editor : RATNA IRTATIK