Buka konten ini

BATUAMPAR (BP) – Pengurus National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kepulauan Riau (Kepri) periode 2024–2029 resmi dilantik, Rabu (20/8) siang. Pelantikan yang dilakukan NPCI Pusat itu berlangsung di Ballroom Aglow Hotel, Harbour Bay.
Ketua NPCI Kepri, Fachrizal, menegaskan kepengurusan baru ini akan fokus membina, melatih, dan mendorong atlet disabilitas agar mampu berprestasi.
“NPCI adalah olahraga berprestasi. Yang kita kejar itu prestasi. Kami mengurus teman-teman disabilitas agar bisa menjadi atlet berdaya saing,” ujarnya di lokasi acara.
Fachrizal menambahkan, atlet di NPCI saat ini dipandang setara dengan atlet non-disabilitas. Prestasi yang diraih para atlet disabilitas dapat mengangkat harkat dan martabat diri, keluarga, daerah, hingga bangsa.
“Ada KONI yang membina atlet non-disabilitas. Jadi kita setara. Tinggal bagaimana membuktikan lewat prestasi,” kata Fachrizal yang kembali dipercaya memimpin NPCI Kepri untuk periode kedua.
Saat ini, NPCI Kepri membina sekitar 80 atlet muda berusia 13–20 tahun. Menurutnya, salah satu tantangan terbesar dalam pembinaan adalah dukungan psikologis, baik dari atlet maupun keluarga.
“Kadang atletnya mau, tapi orang tuanya tidak mendukung. Inilah tugas kami, membuat sesuatu yang awalnya dianggap tidak bisa, menjadi bisa,” jelasnya.
Ia berharap, dengan dukungan kepengurusan baru, atlet disabilitas di Kepri bisa semakin percaya diri, bangkit, dan meraih prestasi di berbagai kejuaraan.
“Teman-teman disabilitas harus terus bersemangat. Karena hidup ini indah dan harus dinikmati dengan penuh perjuangan,” tutupnya.
Selain pelantikan pengurus baru, kegiatan tersebut juga diisi dengan penyerahan apresiasi kepada empat atlet dan pelatih berprestasi pada Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVII 2024. Mereka berhasil menyumbang medali perunggu untuk Kepri.
Acara ini juga menandai pembukaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) NPCI Provinsi Kepri tahun 2025. (*)
Reporter : Yashinta
Editor : RATNA IRTATIK