Buka konten ini

Houston, AS (BP) – Negara bagian Alaska di AS bersiap menghadapi potensi banjir yang disebabkan oleh gletser, dan penduduk ibu kota Juneau telah diminta untuk mengungsi, menurut laporan media pada Rabu (13/8).
Pejabat tanggap darurat memperingatkan bahwa banjir besar dapat membanjiri sebagian wilayah Juneau akibat puncak pencairan salju dan air hujan yang mengalir ke hilir dari cekungan yang dibendung oleh Gletser Mendenhall sekitar 19,3 kilometer jauhnya.
Sekitar 30 ribu penduduk kota yang tinggal di daerah rawan banjir telah mengungsi dari rumah mereka dan para pejabat memperingatkan warga untuk tidak mengambil risiko.
”Pihak berwenang mengatakan air telah mulai meluap dari bendungan es pada Selasa dan mereka memperkirakan akan terjadi banjir besar pada Rabu.
”Ini akan menjadi rekor baru, berdasarkan semua informasi yang kami miliki,” kata ahli meteorologi dari Badan Cuaca Nasional, Nicole Ferrin.
Para pejabat mengatakan banjir sebelumnya selama 14 tahun terakhir telah menyapu bersih rumah-rumah dan membanjiri ratusan rumah.
Pemerintah memasang penghalang sementara tahun ini dengan harapan dapat melindungi rumah-rumah di zona banjir.
Dilansir dari ANTARA, para ilmuwan mengatakan banjir terjadi karena gletser yang lebih kecil di dekat Gletser Mendenhall menyusul yang mereka katakan merupakan akibat dari pemanasan global dan meninggalkan cekungan, yang dikenal sebagai ”Suicide Basin”, yang terisi air hujan dan salju yang mencair setiap musim semi dan panas.
Juneau mengalami banjir rekor selama beberapa tahun berturut-turut pada 2023 dan 2024, dengan puncak sungai pada Agustus lalu mencapai ketinggian 4,87 m.
Banjir tahun ini diperkirakan mencapai puncaknya antara 4,97 dan 5,12 m, menurut Badan Cuaca Nasional. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : Iman Wachyudi