Buka konten ini

BATAM (BP) – Perairan Belakangpadang, Minggu (10/8), dipenuhi riuh sorak penonton, dentuman musik, dan deru mesin ketinting. Sejak pagi, ratusan warga dari berbagai penjuru Batam hingga luar daerah memadati kawasan pelabuhan dan bibir pantai untuk menyaksikan perlombaan tradisional sampan layar, speed sport, dan ketinting sport dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia.
Perlombaan kali ini diikuti peserta dari tujuh kabupaten/kota se-Kepri. Kategori yang dilombakan mencakup sampan layar dengan kru 9 orang, sampan layar mini dengan kru 7 dan 5 orang, speed sport 15 PK, serta ketinting sport.
Di tepi pantai, warga tumpah ruah menyaksikan aksi para peserta yang berlomba adu cepat di tengah laut. Anak-anak bahkan memanjat bahu orang tua mereka demi melihat perahu layar berwarna-warni melaju kencang dihembus angin.
Rina, warga Belakangpadang, mengaku senang kampung halamannya kembali menjadi pusat keramaian.
“Biasanya acara seperti ini ramai di zaman dulu. Sekarang sudah jarang. Kami senang sekali, selain jadi hiburan, pedagang juga laku jualannya,” ujarnya sambil melayani pembeli minuman dingin.
Selain perlombaan, kemeriahan juga diwarnai hiburan rakyat, penampilan musik tradisional, dan kuliner khas Melayu. Pedagang makanan dan minuman di sekitar lokasi tampak sibuk melayani pengunjung.
Event bertajuk Gerindra Cup I ini dimulai pukul 09.30 WIB. Diselenggarakan oleh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota Batam, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga ajang pelestarian budaya maritim dan menghidupkan kembali tradisi Melayu yang mengakar di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
“Kami mendukung penuh pelaksanaan di Belakangpadang. Jika sukses, kegiatan ini akan menjadi event tahunan yang berdampak pada pelestarian budaya dan peningkatan ekonomi masyarakat,” ujar Sekretaris DPC Partai Gerindra Kota Batam, Aweng Kurniawan, yang juga Wakil Ketua I DPRD Kota Batam.
Pemenang di setiap kategori akan mendapatkan piala bergilir Gerindra Cup, yang menjadi simbol supremasi lomba tradisional pesisir di Kepri.
“Dengan semangat gotong royong dan cinta budaya, Gerindra Cup I diharapkan menjadi pemantik semangat kemerdekaan sekaligus wujud nyata kepedulian partai terhadap tradisi dan ekonomi rakyat,” tutup Aweng. (*)
Reporter : Rengga Yuliandra
Editor : RATNA IRTATIK