Buka konten ini

BATAM (BP) – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam menargetkan 76.079 anak mendapatkan imunisasi selama Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) 2025. Program nasional ini berlangsung sepanjang Agustus dan akan dilanjutkan dengan sweeping atau penjangkauan ulang pada September bagi anak-anak yang belum sempat diimunisasi.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi, mengatakan, BIAS menyasar siswa sekolah dasar dan menengah untuk mencegah berbagai penyakit menular yang dapat dicegah dengan vaksin.
“BIAS dilaksanakan serentak oleh seluruh puskesmas, bersamaan dengan kegiatan Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) di sekolah-sekolah dasar dan menengah di wilayah kerja masing-masing,” kata Didi, Selasa (5/8).
Imunisasi Campak hingga HPV BIAS tahap pertama berlangsung 1–31 Agustus 2025. Jenis vaksin yang diberikan antara lain Campak/Rubela untuk siswa kelas 1 SD; HPV (Human Papilloma Virus) untuk siswi kelas 5 SD; Siswi kelas 6 SD yang belum mendapatkan vaksin saat kelas 5 serta Siswi kelas 9 SMP.
Tahap kedua dijadwalkan pada November 2025, dengan pemberian Vaksin Difteri Tetanus (Dt) untuk kelas 1 SD dan Vaksin Tetanus Difteri (Td) untuk kelas 2 dan 5 SD.
Jemput Bola ke Sekolah
Pelaksanaan imunisasi dilakukan secara aktif oleh petugas puskesmas yang mendatangi sekolah-sekolah.
“Kita lakukan pendekatan jemput bola agar tidak ada anak yang terlewat,” ujar Didi.
Dalam kunjungan itu, tenaga kesehatan juga melaksanakan program Cek Kesehatan Gratis (CKG), sehingga imunisasi dan pemeriksaan kesehatan dilakukan dalam satu waktu.
“Dengan vaksinasi HPV sejak usia sekolah, kita berharap bisa menekan angka kejadian kanker serviks di masa depan. Ini penting karena kanker serviks masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi perempuan di Indonesia,” jelasnya.
Dinkes Batam mengimbau orang tua, guru, dan sekolah mendukung penuh BIAS demi menciptakan generasi muda yang sehat dan terlindungi dari penyakit menular. (***)
Reporter : Rengga Yuliandra
Editor : RATNA IRTATIK