Buka konten ini

JAKARTA (BP) – Dalam rapat kabinet yang berlangsung pada Selasa malam, 29 Juli 2025, di Istana Kepresidenan, Presiden Prabowo Subianto secara spontan melihat buku catatan milik Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Agenda rapat tersebut membahas program Sekolah Rakyat Merah Putih.
Menteri Keuangan Sri Mulyani membagikan momen tersebut lewat akun Instagram pribadinya, @smindrawati. Ia menyatakan rasa syukurnya karena saat Presiden memeriksa catatannya, tulisan tangannya tampak cukup rapi dan tertata. Ia bahkan menyebut bahwa tulisannya terlihat lebih baik daripada catatan milik Menteri Sosial.
”Semalam Presiden @prabowo melihat tulisan tangan saya, untung rapi dan bagus,” tulis Sri Mulyani.
”Setidaknya lebih bagus daripada coretan Gus Ipul Menteri Sosial di blok note-nya,” imbuhnya sambil menambahkan emoji tertawa.
Sri Mulyani juga mengungkapkan bahwa dalam rapat tersebut, Presiden Prabowo menunjukkan kepeduliannya terhadap kondisi anak-anak dari keluarga kurang mampu yang harus menulis dengan huruf kecil untuk menghemat penggunaan kertas.
Diskusi pun berkembang dari soal catatan hingga menyentuh topik keterampilan menulis tangan. Presiden membandingkan cara menulis generasi sekarang yang akrab dengan teknologi, dengan generasi sebelumnya seperti generasi baby boomers dan masa pendidikan gaya Belanda, yang masih diajarkan menulis halus.
”Generasi baby boomers dulu masih diajarkan menulis halus, sehingga tulisannya lebih rapi,” ujar Menkeu.
Sri Mulyani juga mengaku bahwa ia memiliki kebiasaan menulis tangan di buku catatan. Ia merasa kegiatan ini tidak hanya menyenangkan, tapi juga membantu mengatur pola pikir dan menyusun ide secara sistematis.
”Saya suka menulis dengan tangan di buku catatan, baik pakai pena atau pensil. Selain membuat rileks, menulis tangan juga membantu saya berpikir lebih terstruktur dan mengekspresikan pikiran serta perasaan secara lebih jelas,” pungkasnya. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : PUTUT ARIYO TEJO