Buka konten ini

BINTAN (BP) – Proyek perbaikan gorong-gorong di Jalan Tanjungpinang–Tanjunguban, tepatnya di Kampung Lome, Desa Toapaya Utara, Kecamatan Toapaya, masih terus berlangsung. Hingga Selasa (29/7) petang, proses pekerjaan terus dikebut oleh para pekerja.
Pantauan di lokasi menunjukkan sejumlah pekerja sibuk memasang batu di sisi jalan arah Tanjunguban menuju Tanjungpinang, tepat di dekat box culvert yang sudah terpasang. Beberapa unit box culvert lainnya terlihat masih tersusun di pinggir jalan, menunggu giliran dipasang.
Meski proyek masih berjalan, arus lalu lintas di lokasi tetap lancar. Satu jalur masih dapat dilalui kendaraan, sehingga tidak menimbulkan kemacetan berarti.
Seorang pekerja di lokasi menyebutkan bahwa mereka sudah bekerja selama dua pekan untuk memperbaiki gorong-gorong yang sebelumnya sempat amblas.
“Kurang lebih dua minggu kami kerja. Satu box culvert sudah terpasang, selanjutnya akan dilanjutkan pemasangan berikutnya,” ungkapnya.
Kasi Reservasi Jalan Dinas PUPRP Provinsi Kepri, Suji, menjelaskan bahwa proyek pemasangan box culvert di jalur tersebut dilakukan di dua titik, yaitu di Kilometer (Km) 34 dan Km 38.
“Saat ini progres pekerjaan telah mencapai sekitar 50 persen. Di masing-masing lokasi sudah terpasang satu unit box culvert,” ujar Suji, Rabu (30/7).
Namun, ia menambahkan bahwa progres keseluruhan proyek masih dalam proses perhitungan karena masa kontrak pengerjaan berlangsung sekitar enam bulan.
Selain di Kecamatan Toapaya, Dinas PUPRP Kepri juga akan mengerjakan proyek serupa di Jalan Nusantara arah Kijang, tepatnya di Simpang Korindo.
“Rencananya, pekerjaan di Simpang Korindo akan dimulai besok,” ujarnya.
Adapun proyek box culvert di Jalan Simpang Gesek, Tirta Madu, saat ini masih berada pada tahap pembuatan struktur. Suji menyebut ukuran box culvert di lokasi itu lebih besar dibandingkan dua lokasi sebelumnya.
“Yang di Tirta Madu ukurannya memang lebih besar,” pungkasnya. (***)
Reporter : SLAMET NOFASUSANTO
Editor : GALIH ADI SAPUTRO